UNTUK INDONESIA
Air Putih Bagai Susu Viral di Gowa
Air putih bagai susu viral di Gowa, air tersebut keluar dari sumur bor yang di bor warga di kedalaman 80 meter.
Suasana kolam air putih bagai susu yang dipenuhi pengunjung. (Foto: Tagar/frilian Cahaya Putri).

Gowa - Beberapa hari terakhir, Warga Gowa dikejutkan dengan kolam air yang berwarna putih bagai susu. Belakangan diketahui, air bagai susu tersebut keluar dari sumur bor yang dibuat Sekretaris Camat Bontomarannu, Iis Nurismi.

Nurismi mengimbau, jika air susu yang terletak  di Lingkungan Cambaya, Kelurahan Bontomanai, Kecamatan Bontomarannu ini tidak untuk dikonsumsi. Hal tersebut untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Saya sudah buat imbauan disitu agar air tersebut diharapkan untuk tidak dikonsumsi karena masih dalam proses pemeriksaan laboratorium.

Pasalnya Nurismi sendiri belum mengetahui kandungan apa yang ada didalam air tersebut sehingga berwarna putih susu. Bahkan hingga saat ini air tersebut masih dalam tahap pemeriksaan di laboratorium.

"Saya sudah buat imbauan disitu agar air tersebut diharapkan untuk tidak dikonsumsi karena masih dalam proses pemeriksaan laboratorium. Sampai sekarang kami masih cari dan lagi tunggu hasilnya dari lab Succofindo dan tadi juga orang dari Dinas Kesehatan ambil sampelnya," terang Nurismi, Kamis 5 Maret 2020.

Terkait hasil pemeriksaan,  Succofindo akan memeriksa mineral serta kandungan kapurnya dan diperkirakan hasilnya akan keluar tanggal 6 sampai 10 Maret mendatang. Sementara untuk hasil laboratorium Dinas Kesehatan diperkirakan akan keluar tiga minggu atau satu minggu kedepan.

"Kami sudah ukur PH-ny, dan ternyata PH-nya hampir mirip air, meskipun tidak sama persis tapi nyaris seperti air biasa bahkan tidak berbau atau punya rasa, tawar juga," ungkapnya.

Nurismi menjelaskan awal mula kemunculan air berwarna putih tersebut ketika dirinya  melakukan pengeboran sumur di lahan miliknya sekitar satu bulan lalu. Peruntukannya pun kata Nurismi untuk menyiram tanaman bunga juga membantu masyarakat sekitar yang kadang kesulitan air saat musim kemarau datang.

"Sebenarnya itu sudah sebulan lebih, tapi biasa kalu kita bikin sumur bor baru, itu kadang satu atau dua hariji atau seminggu, tapi kita tunggu-tungggu airnya jernih, masih tetapji seperti itu sampai sekarang. Di kedalam 28 meter belumpi, dia seperti air biasa tapi sedikit airnya. Jadi karena kurang airnya ditambah lagi dalamnya baru putih di kedalaman 80 meter," jelasnya.

Hingga kabar adanya air bagai susu tersebut viral, Nurismi mengaku lokasi penampungan air yang dibentuk seperti kolam renang ini kemudian terus didatangi pengunjung bahkan dari luar Kabupaten Gowa.

"Saya heran kenapa bisa viral, bahkan sampai orang berbondong-bondong mengunjungi lokasi tersebut. Mereka sepertinya penasaran. Dan kami tidak bisa halangi mereka untuk tidak datang, karena rata-rata pengunjung dari luar Kabupaten Gowa juga," kata Nurismi.

Lanjutnya, jika hasil dari laboratorium menunjukkan kandungan air tersebut tidak berbahaya. Nurismi berencana menjadikan lokasi tersebut tempat wisata.

"Insya Allah kalau ada potensi wisata tentunya itu bisa menambah pendapatan masyarakat. Bahkan sekarang saja yang kondisinya seperti ini ada 30 lebih KK yang berjualan di sana," demikian Nurismi. []

Berita terkait
Bupati Gowa Imbau Warga Tidak Panik Terkait Corona
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengimbau kepada warganya agar tidak panik menanggapi isu merebaknya virus corona.
Miras Berujung Penikaman di Gowa
Akibat mabuk saat minum tuak dua warga Gowa berkelahi, akibatnya salah satu dari ke duanya meninggal dunia akibat ditusuk senjata tajam jenis badik
Telan Kelereng, Bocah di Gowa Dilarikan ke RS
Seorang bocah berusia 6 tahun di Kabupaten Gowa dilarikan ke rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar karena menelan sebiji kelereng.
0
Tingkatkan Minat Baca dan Literasi Indonesia
Tingkat baca rendah jadi alasan BBW hadir membawa bazar buku murah dan berkualitas ke Indonesia