Jakarta – Pemerintahan Presiden Jo Biden, 15 Juni 2021, mengatakan akan memperluas sebuah program yang memungkinkan anak-anak dari negara-negara Amerika Tengah datang ke Amerika Serikat (AS) secara legal. Program ini memingkinkan puluhan ribu warga muda dari Amerika Tengah bisa masuk ke AS.
Rencana perluasan program itu dilaporkan oleh Wall Street Journal (WSJ). “Ini bisa merupakan peningkatan substantif, dan kami harap demikian,” kata pejabat senior kepada Harian Los Angeles Times, tetapi tidak bersedia disebutkan namanya. Dia menambahkan bahwa berdasarkan rencana baru ini, diperkirakan hingga 100 ribu anak-anak akan boleh masuk ke Amerika.

Dimulai semasa pemerintahan Presiden Barack Obama pada tahun 2014, program Central American Minors mengizinkan warga muda Amerika Tengah yang berusia di bawah 21 tahun untuk masuk ke Amerika. Progam itu berlaku untuk orang-orang dari Guatemala, Honduras, dan El Salvador,
Mantan Presiden Donald Trump mengakhiri program itu pada tahun 2017, tetapi Presiden Joe Biden memberlakukannya kembali pada 10 Maret 2021.
WSJ melaporkan sebelum Trump mengakhiri program ini, sekitar 1.450 anak-anak telah diberi izin masuk AS.
Menurut WSJ, dalam dua bulan terakhir ini ada penurunan jumlah anak-anak yang melintasi perbatasan, dari 19 ribu pada Maret 2021 menjadi 14.158 pada Mei 2021 (jm/em)/voaindonesia.com. []