Jakarta – Militer Amerika Serikat (AS) mengirimkan sebuah kapal perusak berpeluru kendali ke Uni Emirat Arab (UEA) dan mengerahkan jet-jet tempur untuk membantu UEA dalam menghadapi serangan rudal dari pemberontak Houthi di Yaman.
Pentagon menyatakan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, membahas langkah tersebut dalam pembicaraan telepon pada Selasa, 2 Februari 2022, dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Pangeran Mohammed Bin Zayed Al Nahyan.
Sebuah pernyataan Pentagon menyebutkan USS Cole akan “bermitra dengan Angkatan Laut UEA sebelum singgah di pelabuhan di Abu Dhabi.”
“Menteri juga memberitahu Putra Mahkota mengenai keputusannya untuk mengirimkan pesawat tempur generasi ke-5 untuk membantu UEA menghadapi ancaman sekarang ini dan sebagai sinyal jelas bahwa AS mendukung UEA sebagai mitra strategis lama,” kata pernyataan tersebut.
Serangan pemberontak 17 Januari 2022 lalu menewaskan tiga pekerja asing di sebuah fasilitas minyak Abu Dhabi.

Sepekan kemudian, pasukan UEA dan AS di pangkalan udara Al Dhafra Abu Dhabi meluncurkan rudal-rudal pencegat untuk menghancurkan dua rudal Houthi.
Serangan ketiga berlangsung hari Senin, dengan rudal-rudal UEA mencegat sebuah roket Houthi sewaktu Presiden Israel Isaac Herzog berkunjung ke negara itu.
UEA adalah bagian dari koalisi pimpinan Saudi, yang sejak 2015 telah membantu pemerintah Yaman yang diakui internasional dalam memerangi pemberontak Houthi (uh/ab)/voaindonesia.com. []
Dua Rudal dengan Target Abu Dhabi Berhasil Dicegat
Serangan Rudal Houthi ke Masjd dan Madrasah Membunuh 29 Orang
Yaman Kutuk Serangan Rudal Milisi Houthi yang Sasar Sekolah
Konflik Militer Saudi dan Kelompok Houthi Yaman, 10 Ribu Orang Tewas