Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
Skincare bisa menjadi bagian dari kebutuhan perawatan diri, tetapi pengeluarannya tetap perlu masuk ke dalam anggaran bulanan.
Mila Yefriza
Sabtu, 10 Oktober 2026

TAGAR.id, Jakarta - Skincare bisa menjadi bagian dari kebutuhan perawatan diri, tetapi pengeluarannya tetap perlu masuk ke dalam anggaran bulanan. Apalagi, produk skincare biasanya tidak dibeli dalam satu waktu. Ada produk yang habis setiap beberapa minggu, sementara produk lain bisa digunakan selama beberapa bulan.
Karena itu, membuat bujet skincare dapat membantu mengetahui berapa dana yang memang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut tanpa mengganggu pengeluaran lain. Cara mengaturnya pun tidak harus rumit. Pengeluaran skincare dipisahkan dari kebutuhan utama dan disesuaikan dengan kondisi keuangan.
Mulai dengan Menghitung Pengeluaran Skincare
Langkah pertama adalah melihat berapa banyak uang yang biasanya dikeluarkan untuk skincare dalam satu bulan.
Coba catat produk yang digunakan secara rutin, misalnya cleanser, moisturizer, sunscreen, serum, atau produk perawatan lainnya. Jangan hanya menghitung produk yang dibeli bulan ini. Produk yang dibeli setiap beberapa bulan juga perlu diperhitungkan agar gambaran bujet lebih realistis.
Misalnya, kamu membeli serum seharga Rp300.000 yang rata-rata habis dalam tiga bulan. Untuk membuat anggaran bulanan, kamu dapat mencatatnya sebagai sekitar Rp100.000 per bulan.
Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui kebutuhan skincare secara lebih teratur tanpa menganggap seluruh harga produk sebagai pengeluaran satu bulan.
Tentukan Bujet Skincare Bulanan
Tidak ada persentase khusus yang wajib digunakan untuk menentukan bujet skincare. Besarannya dapat disesuaikan dengan penghasilan, kebutuhan rutin, serta prioritas keuangan masing-masing.
Setelah mengetahui rata-rata pengeluaran, tentukan batas yang realistis. Misalnya, jika rata-rata kebutuhan skincare Rp300.000 per bulan, kamu dapat menjadikannya sebagai salah satu pos dalam anggaran bulanan.
Jika ingin membeli produk yang lebih mahal, pertimbangkan terlebih dahulu apakah pembelian tersebut masih dapat dilakukan tanpa mengurangi dana untuk kebutuhan utama, tabungan, atau kewajiban lainnya.
Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Tidak semua produk skincare perlu dibeli ketika ada produk baru yang menarik perhatian.
Coba pisahkan produk berdasarkan fungsi dan frekuensi penggunaan. Produk yang memang digunakan secara rutin dapat masuk ke dalam anggaran utama. Sementara produk tambahan atau produk yang ingin dicoba dapat dimasukkan ke dalam anggaran belanja opsional.
Cara ini juga dapat membantu menghindari pembelian produk yang akhirnya jarang digunakan.
Buat Dana Khusus untuk Skincare
Jika pengeluaran skincare cukup rutin, kamu bisa membuat pos dana khusus. Setiap menerima penghasilan, sisihkan sejumlah uang yang memang dialokasikan untuk kebutuhan tersebut.
Misalnya, kamu menentukan bujet Rp300.000 per bulan. Dana tersebut dapat disisihkan terlebih dahulu sehingga ketika sunscreen atau cleanser habis, uang untuk membelinya sudah tersedia.
Metode ini juga dapat diterapkan dengan menabung harian. Misalnya, target bujet skincare bulan depan adalah Rp300.000. Jika menggunakan periode 30 hari, kamu dapat menyisihkan sekitar Rp10.000 per hari.
Namun, angka tersebut hanya contoh pembagian target. Jumlah yang disisihkan tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan masing-masing.
Tips Menabung Harian untuk Bujet Skincare
Ada beberapa tips menabung harian yang bisa dicoba agar target lebih mudah dicapai:
1. Tentukan nominal target sebelum mulai menabung.
2. Pisahkan uang untuk skincare dari uang kebutuhan sehari-hari.
3. Catat setiap setoran agar dapat melihat perkembangan dana.
4. Gunakan nominal yang realistis dan konsisten.
5. Evaluasi kembali target jika kondisi penghasilan atau pengeluaran berubah.
Menabung dalam nominal kecil juga dapat digunakan untuk kebutuhan lain. Yang penting, targetnya jelas dan dana yang disisihkan tidak mengganggu kebutuhan yang lebih prioritas.
Berita Terkait

Dari Beauty Routine hingga Beauty Culture, Ini Sociolla 100 Hotlist 2026
Mila Yefriza · 29 Sep 2026

Kulit Kering Bikin Tidak Nyaman? Kenali Penyebab dan Cara Merawatnya
UZ · 22 Sep 2026

Bukan Lagi Semprotan Pertama: Konsumen Indonesia Kini Mulai Menilai Performa Parfum Setelah 8–10 Jam Pemakaian
Mila Yefriza · 23 Jul 2026

BestPerfume.Store Resmi Masuk Indonesia, Tawarkan Parfum Berkonsentrasi Tinggi dengan Ketahanan Sepanjang Hari
Mila Yefriza · 29 Apr 2026


