Jakarta – China daratan mencatat lonjakan tajam kasus baru harian Covid-19 pada hari Selasa, 15 Maret 2022. Kasus-kasus simtomatik baru bertambah lebih dari dua kali lipat daripada sehari sebelumnya hingga ke level tertinggi dalam dua tahun ini, sementara perebakan virus berlangsung cepat di bagian timur laut.
Total 3.507 kasus yang ditularkan di dalam negeri dengan simtom yang dikukuhkan dilaporkan pada hari Senin, 14 Maret 2022, di lebih dari selusin provinsi dan kota. Hal ini dikatakan oleh komisi Kesehatan Nasional China. Angka tersebut naik dari 1.337 sehari sebelumnya.
Deputi direktur Komisi Kesehatan Provinsi Jilin, Zhang Ya,n mengemukakan, provinsi itu mengalami kenaikan substansial jumlah kasus terkukuhkan. Alasannya adalah karena penyebaran jenis omicron sulit dideteksi. Varian ini juga sangat mudah menular dan menyebar cepat. “Sukar sekali mendeteksi pada tahap awal, sehingga ini dapat menyebabkan penyebaran di komunitas dengan mudah," lanjutnya.

Hampir 90% dari kasus simtomatik yang terkukuhkan ditemukan di Jilin, provinsi di bagian timur laut. Pemerintah provinsi itu telah melarang 24,1 juta warganya untuk bepergian keluar masuk provinsi tersebut dan ke daerah-daerah lainnya tanpa memberitahu polisi setempat.
Seorang pejabat Partai Komunis setempat mengatakan para pejabat Jilin harus meningkatkan persiapan bagi rumah sakit sementara dan rumah sakit yang ditunjuk serta memanfaatkan lokasi-lokasi kosong untuk memastikan semua pasien yang terinfeksi dan kontak dekat mereka diisolasi.
Hingga 14 Maret 2022, China daratan telah melaporkan 120.504 kasus dengan simtom yang dikukuhkan, termasuk kasus lokal dan mereka yang tiba dari luar daratan (uh/ab)/voaindonesia.com. []
China Kecam Upaya AS Usut Asal Muasal Virus Corona
Presiden China Meminta Hong Kong Kendalikan Covid-19
Kota Changchun di China Lockdown Karena Covid-19
China Lockdown Kota Baise Karena Kasus Covid-19 Meningkat