Jakarta - Miliaria rubra atau sering disebut biang keringat, kerap timbul ketika intens terpapar suhu panas atau mengalami kelembapan tinggi. Cuaca panas yang belakangan dirasakan bisa memicunya. Namun tenang, sejumlah cara bisa dilakukan untuk mencegah biang keringat.
Bang keringat diketahui merupakan bintik-bintik merah kecil gatal, terkadang menyebabkan sensasi menyengat atau menusuk pada kulit. Kondisi yang bisa menyebabkan ruam ini tak hanya terjadi pada anak kecil tetapi juga remaja dan orang dewasa.
Biang keringat biasanya muncul ketika keringat berlebih, biasanya di lingkungan yang panas dan lembab. Keringat memudahkan sel-sel kulit mati dan bakteri pada kulit menutup kelenjar keringat, membentuk penghalang dan memerangkap keringat di bawah kulit. Ketika keringat menumpuk di kelenjar, benjolan khas biang keringat muncul.
Dalam kebanyakan kasus, timbulnya ruam akibat biang keringat bisa ditangani sendiri di rumah tanpa harus ke dokter. Namun, ada baiknya sebelum terjadi melakukan sejumlah cara ini agar tidak mengalami biang keringat. Apa saja cara itu? Dikutip darin Ndtv Food, simak berikut ini ya!
1. Menjaga kulit tetap dingin
Tips mencegah biang keringat paling utama yaitu menjaga suhu tubuh tetap dingin. Jika biang keringat sudah terjadi, biarkan kulit Anda merasakan udara terbuka agar kulit tidak lembab. Membuat kulit terbebas dari keringat berlebihan dapat membantu cepat memulihkan biang keringat.
Sementara bagi batita, biasanya ruam biang keringat terjadi di area yang tertutup popok. Anda sebagai orangtua bisa mencegahnya dengan tetap membuat kulit bayi dingin atau tak terlalu lama berkeringat.
Ilustrasi Biang Keringat Pada Bayi. (Foto: babything.net)
2. Cegah pakai pakaian ketat
Cuaca panas adalah waktu yang tepat untuk mengenakan pakaian berbahan katun dan hindari pakaian ketat sintetis. Gunakan pakaian longgar agar sirkulasi udara yang mengenai tubuh lancar.
Ilustrasi jumpsuit berbahan latex. (Foto: Instagram/@freddiemercuryclub)
3. Konsumsi minuman segar
Karena cuaca dan suhu panas sangat menguras energi, penting untuk selalu menghidrasi diri agar tetap sejuk. Anda dapat mengonsumsi minuman alami yang dapat menimbulkan sensasi segar, seperti air lemon, dan air kelapa. Namun, hindari alkohol dan minuman soda meskipun memakai es.
Air kelapa. (Foto:Pixabay)
4. Asupan sehat
Agar badan tetap dingin di cuaca yang panas, jaga dengan makan sehat. Banyak menu alami yang segar seperti salad dan buah-buahan.
Hindari makanan penuh lemak, asupan yang digoreng, dan camilan manis karena bisa menghasilkan panas dalam tubuh. Selain yang telah disebutkan, hindari juga daging hitam karena dapat membuat suhu tubuh Anda hangat.
Ilustrasi Makanan Sehat. (Foto: Pixabay/FotoshopTofs)
5. Jaga kulit tetap kering
Jangan biarkan kulit lembab selama cauca panas, bahkan acap kali terjadi setelah mandi. Bilas air atau keringat yang keluar hingga kering dengan handuk agar bakteri tidak menumpuk.
Jangan lupa untuk selalu menyeka keringat yang muncul saat beraktifitas juga penting. Anda juga bisa memberikan bedak pada bagian yang ruam, terutama jika dialami batita. Pastikan kulit Anda tetap dingin.
