Jakarta – Ratusan migran asal Haiti pada Senin, 20 September 2021, menyeberangi sungai Rio Grande yang berlokasi di area perbatasan antara Amerika Serikat dan Meksiko. Rombongan tersebut, yang di dalamnya juga terdapat segelintir kelompok migran asal Kuba dan Afrika, berupaya untuk menuju ke kota perbatasan Acuna di Meksiko.
Upaya penyeberangan itu dilakukan sejak pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk mengusir sebagian besar kelompok migran asal Haiti yang terdampar di Texas.
"Tidak ada makanan di Haiti, tidak ada pekerjaan, dan premanisme merajalela di sana," kata James Cesar, seorang guru Bahasa Prancis yang melarikan diri dari tanah airnya karena merasa takut akan situasi yang terjadi di sana.

Migran asal Hati telah menyeberangi sungai Rio Grande, yang berada di antara kota Ciudad Acuna di Meksiko dan kota Del Rio di Texas, AS, dalam seminggu terakhir. Mereka menyeberangi sungai tersebut melalui permukaan air setinggi lutut dan arus air yang cukup stabil selama seminggu terakhir.
Banyak dari mereka yang mencari pasokan makanan dan air untuk dibawa kembali ke tenda darurat di kota perbatasan Texas, Del Rio. Mereka mengeluh Amerika tidak memberi mereka cukup makanan dan air.
Lebih dari 6.000 migran Haiti telah dipindahkan dari perkemahan di Texas (ps/rs)/Associated Press/voaindonesia.com. []
Amerika Beri Perlindungan Sementara Bagi Imigran Haiti
Wapres AS Serukan Kerja Sama AS dan Meksiko Kurangi Imigran
Lagi, Donald Trump Mengeluarkan Kata Rasis Terhadap Imigran
Imigran Dari 12 Negara Tidak Berhak Jadi Penduduk Tetap AS