Jakarta - Roberto Donadoni telah menyatakan bahwa dia lebih memilih Lionel Messi daripada Cristiano Ronaldo, percaya bahwa dia memiliki kemampuan teknis yang unggul dan lebih sering membuat perbedaan daripada penyerang Portugis yang kini bermain di Juventus itu.
Donadoni, mantan pemain sayap AC Milan yang dianggap sebagai salah satu pemain Italia terhebat sepanjang masa, memulai dengan berbicara tentang sulitnya membandingkan pemain hebat di era yang berbeda.
"Saya tidak suka membuat perbandingan antara (Diego) Maradona dan (Lionel) Messi, atau ketika mereka membuat perbandingan antara Diego atau Pele," kata Donadoni dalam sebuah wawancara dengan Ole.
Tendangan bebas Lionel Messi dari luar kotak pinalti ke gawang Chile pada laga di Copa Amerika, 13 Juni 2021 (Foto: marca.com)
“Eranya berbeda. Saya suka Maradona dan saya suka Messi. Saya sangat suka Messi,” kata Donadoni.
Namun, dengan Messi dan Ronaldo bermain di era yang sama, Donadoni merasa perbandingan itu bisa dibenarkan, sebelum mengungkapkan pemain mana yang dia sukai.
“Sekarang, ketika mereka berbicara tentang Messi dan Cristiano Ronaldo,” Donadoni melanjutkan, “dalam hal karakteristik, saya lebih menyukai Messi daripada Ronaldo karena dia adalah pemain yang berbeda secara teknis.”
Lebih jauh Donadoni mengatakan, “Ketika saya menonton pertandingan, Messi lebih membuat saya terkesan. Ronaldo mencetak banyak gol, tentu saja, tetapi saya percaya bahwa Messi membuat perbedaan lebih banyak di lapangan.”

Dia kemudian memberikan pujian yang melimpah kepada Lautaro Martinez, penyerang Argentina yang menikmati musim yang luar biasa saat Inter memenangkan Scudetto untuk pertama kalinya sejak musim 2009/2010.
"Lautaro adalah pemain yang bagus," tegas Donadoni, "dengan teknik yang bagus, dia cepat, cerdas dan dia selalu berbahaya di dalam kotak penalti.
“Dia memiliki karakter yang kuat, itulah sebabnya (pertengkarannya) dengan (Antonio) Conte terjadi; tetapi mereka baik-baik saja setelah itu karena mereka mengambil panas dari situasi dengan simpati dan dengan pertandingan tinju. Saya percaya bahwa Lautaro bisa sebuah bintang," ujar Donadoni (marca.com). []