Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mendesak pemerintah daerah setempat untuk segera merealokasikan anggaran infrastruktur untuk percepatan penanganan pandemi Covid-19 yang saat ini kian melonjak.
"Pemkab harus segera melakukan refocusing APBD agar dananya bisa dipergunakan untuk hal yang lebih penting dalam penanganan masyarakat terdampak covid 19 seperti penanganan pasien, percepatan vaksin, bantuan kepada warga yang isolasi mandiri dan juga bantuan sosial kepada masyarakat yang ekonominya terdampak karena PPKM Darurat," kata Rudy kepada Tagar, Rabu, 21 Juli 2021.
Dia menjelaskan, saat ini banyak proyek infrastruktur dibeberapa instansi pemerintah setempat dengan nilai yang cukup besar namun sangat beresiko jika dipaksakan untuk dilelangkan. Politisi Gerindra ini mengusulkan agar anggaran tersebut dialihkan kepada masyarakat terdampak Covid-19.
"Apakah akan bisa selesai dikerjakan tahun ini? Lebih baik anggaran tersebut di pergunakan dahulu untuk penanganan covid dan membantu ekonomi masyarakat terdampak, kalau kegiatan pembangunan infrastruktur masih bisa dianggarkan kembali ditahun anggaran mendatang," katanya.
DPRD Kabupaten Bogor. (Foto: Tagar/Susilo Utomo)
DPRD Kabupaten Bogor melakukan giat sosial dengan memberikan sumbangan sukarela dari lintas anggota fraksi yang dipergunakan untuk membeli beras asli seberat 60 ton yang akan dibagikan kepada masyarakat.
"Alhamdulillah beras ini hasil dari sumbangan sukarela seluruh anggota DPRD melalui fraksi-fraksi yang ada dan kita beli beras juga produk asli Kabupaten Bogor yang akan kita bagikan kepada warga masyarakat terdampak melalui jaringan pengurus parpol di tiap fraksi," katanya.
"Dan kami juga bersepakat demi membantu masyarakat yang kesulitan hari ini tidak masalah jika kunjungan kerja ke luar negeri dan dalam negeri di hapuskan dan dananya di refocusing untuk penanganan Covid-19, karena kondisi masyarakat hari ini cukup memprihatinkan baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi," ujarnya. []
Baca Juga: Ketua Dewan dan Nakes Kabupaten Bogor: Taati PPKM Darurat
(Susilo Utomo)