Jakarta, (Tagar 25/7/2018) - Setelah ramai dibicarakan oleh masyarakat terkait tanaman rumput yang menempel dengan trotoar, karena menghalangi akses penumpang bus di halte Jalan Jendral Sudirman, Jakarta. Kini, wajah halte yang sebelumnya membingungkan penumpang telah berubah. Terhitung, Selasa (24/7) sehari setelah kritikan itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pihak kontraktor bergerak cepat dengan melakukan sedikit perubahan pada area halte bus.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan trotoar di Jalan Sudirman memang sengaja diberi area taman. Menurutnya, untuk mempercantik lingkungan menjelang Asian Games 2018. Diketahui, biaya penataan trotoar Sudirman-Thamrin menelan dana sebesar Rp 360 miliar, yang disediakan oleh dua perusahaan pengembang swasta . (Foto dan Teks: Gemilang Isromi Nuari)
Terlihat halte bus dan jalan raya dipisahkan jalur hijau yang cukup lebar. Hal itu membuat bus tidak bisa menepi tepat di depan halte bus.(Foto: Tagar/Gemilang Isromi Nuari)
Pejalan kaki melintasi halte yang sedang direnovasi untuk akses penumpang bus. (Foto: Tagar/Gemilang Isromi Nuari)
Pekerja sedang mengerjakan jalan untuk akses penumpang bus. (Foto: Tagar/Gemilang Isromi Nuari)
Kini, jalan untuk penumpang menaiki bus dibuatkan sebuah jalan setapak. (Foto: Tagar/Gemilang Isromi Nuari)
Di halte bus tersebut, juga banyak dilalui pengendara motor. (Foto: Tagar/Gemilang Isromi Nuari)