Gerai JNE Memudahkan Warga untuk Mengirim Dokumen dan Paket di Dalam Negeri dan ke Luar Negeri

JNE (PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir) yang merupakan salah satu perusahaan ekspedisi dan logistik terbesar di Indonesia
Istri Ihwan menimbang paket Sofyan (kiri) di gerai JNE Ihwan (kanan) di Cibitung, Kab Bekasi, Jabar, 6/6/2026. (Foto: TAGAR/Syaiful W. Harahap)

TAGAR.id - Jasa pengiriman dokumen dan barang berupa paket kini tidak hanya melalui pos, dalam hal ini Pos Indonesia, tapi sudah ada beberapa perusahaan yang menyediakan jasa pengiriman paket dengan tujuan dalam dan luar negeri.

Salah satu di antaranya adalah JNE (PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir) yang merupakan salah satu perusahaan ekspedisi dan logistik terbesar di Indonesia yang didirikan pada tahun 1990. Melalui 8.000 lebih gerai di seluruh Indonesia JNE melayani pengiriman barang, dokumen, dan kargo dengan tujuan dalam negeri maupun internasional. Lebih dari 83.000 titik sampai ke desa dan kawasan terluar di Tanah Air bisa dijangkau oleh JNE.

Dengan bekal badan usaha berbentuk CV, Ihwan mengajukan permohonan ke JNE untuk buka gerai. Kantor Pusat JNE di Jl. Tomang Raya No. 3, Jakarta Barat. Untuk menghubungi JNE terkait dengan informasi syarat membuka gerai, tarif, lokasi gerai terdekat, serta detail layanan lainnya bisa diperoleh dengan mengunjungi Situs Resmi JNE.

Bak gayung bersambut permohonan Ihwan diterima JNE. Ihwan pun membuat gerai di Jalan Selang Cau (juga dikenal sebagai Jalan Raya Kp. Selang Cau atau Jalan Raya H.M. Bosih), Wanasari, sekitar 300 meter dari Stasiun KA Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Ihwan akhirnya bisa buka gerai JNE. Untuk keperluan persyaratan Ihwan mengeluarkan dana sekitar Rp 15 juta untuk urusan badan hukum dan izin usaha. Selain itu Ihwan menyewa sebuah ruko untuk gerai JNE.

Dibantu istrinya, gerai JNE Ihwan buka dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 21.00 WIB malam. “Alhamdulillah, usaha ini jalan,” kata Ihwan (6/6/2026). Suasana di gerai JNE Ihwan memberikan kenyamanan kepada pelanggan ketika menunggu penimbangan paket dan penentuan harga berdasarkan pilihan jenis pengiriman.

JNE menyediakan jasa pengiriman antara lain:

  • JNE Reguler: Layanan pengiriman standar ke seluruh wilayah Indonesia dengan estimasi waktu 1-7 hari kerja tergantung jarak.
  • JNE YES (Yakin Esok Sampai): Layanan pengiriman kilat dengan garansi sampai pada keesokan harinya (termasuk hari Minggu dan libur nasional).
  • JNE Express: Menyediakan layanan pengiriman paket dan dokumen dalam negeri melalui lebih dari 8.000 titik layanan eksklusif di seluruh Indonesia, dari penjemputan hingga pengantaran tujuan.

JNE SolongGerai JNE Express Solong di Kp Solong, Tipar Raya, Kecamatan Jambe, Kab Tangerang, Banten (10/6/2026). (Foto: TAGAR/Syaiful W. Harahap).

Masih ada beberapa pilihan lain, seperti Super Speed, Diplomat, International Express, JTR, Jesika, YES*

Semula Ihwan melihat temannya buka gerai JNE di Cikarang, juga di Kab Bekasi. Berbekal kisah temannya itu Ihwan pun mengajukan permohonan ke JNE untuk buka gerai sebagai mitra usaha.

Bagi Ihwan mengurus paket tidak susah karena ada armada JNE yang mengambil paket dari gerainya. Ihwan tidak perlu repot menghubungi armada atau kantor JNE, karena, “Mereka sudah punya jadwal untuk ambil paket,” kata Ihwan, 30-an tahun.

Sementara itu, Erik, 25 tahun, karyawan di JNE Express Solong di Kp Solong, Tipar Raya, Kecamatan Jambe, Kab Tangerang, Banten, menyediakan jasa jemput (pick-up). “Kami akan jemput paket,” ujar Erik (10/6/2026). Gerai JNE Express Solong sudah beroperasi sekitar dua tahun.

“Sore hari baru ramai,” kata Erik tentang kondisi gerai yang sepi di pagi hari. Gerai ini buka dari pukul 08.00 – 18.00 WIB. Soalnya, paket dijemput dulu. Setelah dikabari jumlah pembayaran barulah pemilik paket datang ke gerai.

Memang, kegiatan di gerai hanya sampai paket dan pembayaran diterima. Setelah itu paket diambil oleh armada JNE. Sepertinya tugas Ihwan dan Erik selesai.

Soal tagihan juga Ihwan tidak perlu menghitung sendiri karena akan ditentukan JNE. Tagihan berdasarkan berat dan jarak tujuan paket.

Namun, kadang-kadang mereka menerima keluhan dari pelanggannya, seperti keterlambatan paket sampai ke tujuan. Mereka mencatat keluhan pelanggannya dan disampaikan ke JNE untuk di-follow up.

“Biasanya keterlambatan karena si alamat tidak di tempat,” kata Ihwan. Soalnya, paket tidak boleh ditinggal karena harus ada tanda tangan yang menerima seperti tertera di paket. Maka, karena si alamat tidak ada di tempat, paket dibawa kembali oleh kurir JNE. Inilah yang membuat terjadi keterlambatan. Maka, pengirim dokumen atau paket perlu memberikan nomor telepon alamat yang dituju.

“Ya, saya rutin pakai jasa JNE,” kata Sofyan, warga Cibitung, Kab Bekasi, di gerai JNE Ihwan. Sofyan memilih JNE karena sudah terbukti keandalannya, “Saya tidak pernah kecewa,” kata Sofyan tentang jasa JNE. Paling tidak sekali seminggu Sofyan mengirim paket berupa barang pesanan pembeli. Hari itu, 6/6/2026, Sofyan mengirim barang ke Tangerang, Banten. “Saya puas pakai JNE,” ujar Sofyan.

Begitu juga yang dikatakan oleh seorang warga di Pisangan Timur, Jakarta Timur, tentang layanan JNE “Ya, kiriman dari kampung selalu tepat waktu, kata warga tadi.

Untuk mendukung operasional, pada tahun 2020 JNE merintis pembangunan pusat sortir otomatis berskala besar yang disebut Mega Hub di Bandara Mas, Cengkareng, Tangerang, Banten. Mega Hub ini diproyeksikan bisa memproses 1 juta paket dalam sehari.

staf JNEStaf JNE dengan ramah menyambut mitra (Foto: jne.co.id/agent)

Dengan membuka gerai JNE sebagai franchise (waralaba) yang dikenal sebagai kemitraan. Dengan kemitraan ini yang seterusnya jadi bagian dari layanan pengiriman terpercaya di Indonesia sebuah gerai JNE membuka dan menyediakan lapangan kerja untuk diri sendiri dan keluarga atau orang lain.

JNE mempekerjaan lebih dari 50.000 karyawan di seluruh Indonesia. Tentu saja angka ini jauh lebih besar jika dihitung dengan jumlah warga yang menghidupi keluarganya melalui jalur kemitraan dengan membuka gerai JNE. Itu artinya JNE membuka lapangan kerja baru bagi semua lapisan masyarakat.

Dengan demikian JNE memupus mitos mana yag duluan ‘ayam atau telur’ karena dengan kehadiran gerai JNE yang dekat dengan masyarakat membuat warga memanfaatkan layanan ekspedisi JNE. Soalnya, kantor pos sangat terbatas jumlahnya dan jauh pula dari permukiman.

“Di bulan puasa banyak paket makanan,” ujar Ihwan. Berbagi di bulan puasa merupakan bagian dari ibadah bagi warga Muslim sehingga mengirim makanan ke kerabat atau anak dan menantu jadi amal kebajikan.

Dengan melihat kehadiran gerai-gerai JNE yang dekat dengan permukiman, memudahkan warga untuk mengirim dokumen atau paket baik di dalam negeri maupun ke luar negeri (jne.co.id dan sumber-sumber lain). []

Berita terkait
Selama Ramadan, JNE Proyeksikan Pengiriman Paket Naik
JNE memproyeksikan pengiriman paket selama Ramadan sampai puncaknya di Idul Fitri 2019, akan tumbuh sekitar 30-70 persen