GMKtec EVO-X5 Pro Meluncur, Desktop Pertama yang Mampu Jalankan LLM 300 Miliar Parameter Sepenuhnya Offline
GMKtec resmi memperkenalkan EVO-X5 Pro, desktop AI supercomputer bertenaga AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 yang diklaim sebagai sistem desktop pertama di dunia yang mampu menjalankan model bahasa besar 300 miliar parameter sepenuhnya offline.
UZ
Selasa, 22 September 2026

JAKARTA — GMKtec resmi memperkenalkan EVO-X5 Pro, desktop AI supercomputer andalan mereka, dalam ajang pameran teknologi IFA 2026. Perangkat ini diklaim sebagai sistem desktop pertama di dunia yang mampu menjalankan large language model (LLM) berukuran 300 miliar parameter sepenuhnya secara offline, membawa performa AI kelas enterprise sekaligus menjaga privasi data ke meja kerja pengguna.
EVO-X5 Pro dijadwalkan mulai dijual pada 28 September. Peluncurannya turut menandai menguatnya kemitraan strategis antara GMKtec dan AMD, dengan kehadiran Michael Nordquist, Vice President of Client Business AMD, yang menyampaikan pandangan bersama kedua perusahaan mengenai masa depan komputasi AI di sisi perangkat (edge AI).
Raih Dua Penghargaan di IFA 2026
Sepanjang pameran, EVO-X5 Pro menerima dua penghargaan industri yang menyoroti terobosan teknologi dan inovasinya:
- PCWELT – Best of IFA 2026
- SmartZone – BEST OF IFA 2026 Innovation Award
Dua penghargaan tersebut menempatkan EVO-X5 Pro di antara produk komputasi AI yang paling banyak diperbincangkan pada IFA tahun ini.
Kolaborasi GMKtec dan AMD di Komputasi AI Lokal
Dalam acara peluncuran, Michael Nordquist menekankan kerja sama yang telah berlangsung lama antara AMD dan GMKtec. "AMD dan GMKtec telah bekerja sama secara erat untuk menghadirkan pengalaman komputasi AI kelas premium. Dengan menggabungkan platform andalan Ryzen AI Max dan memori terpadu hingga 192GB, EVO-X5 Pro menciptakan platform yang luar biasa untuk menjalankan model bahasa besar lokal dan agen AI generasi berikutnya di desktop," ujarnya.
Anthony Chan, Deputy Director-Overseas Brand Marketing GMKtec, menambahkan bahwa komputasi personal tengah memasuki era baru. "EVO-X5 Pro merepresentasikan visi kami tentang Agentic PC—menyatukan performa kelas superkomputer, model AI 300B lokal, dan keamanan kelas enterprise dalam satu sistem desktop yang ringkas. Bersama AMD dan mitra global kami, kami membuat AI lokal yang kuat menjadi lebih mudah diakses dari sebelumnya," kata dia.
Spesifikasi Inti untuk Era Agentic AI
Jantung EVO-X5 Pro adalah prosesor AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 dengan 16 core CPU Zen 5, 32 thread, kecepatan boost hingga 5,2 GHz, serta NPU XDNA 2 yang menawarkan performa AI hingga 55 TOPS. Sistem ini mendukung memori terpadu LPDDR5X-8533 hingga 192GB dengan bandwidth 273 GB/s, dan mampu mengalokasikan hingga 160GB secara dinamis sebagai memori grafis.
Kapasitas memori tersebut memungkinkan EVO-X5 Pro menjalankan LLM 300 miliar parameter sepenuhnya di perangkat, tanpa bergantung pada infrastruktur cloud. Hasilnya, latensi lebih rendah, privasi data lebih kuat, dan biaya operasional yang jauh lebih hemat. Perangkat ini menyasar pengembang AI, penerapan AI di perusahaan, lembaga riset, hingga kreator konten profesional yang membutuhkan kemampuan kelas workstation dalam bentuk desktop ringkas.
Keamanan Enterprise dan Manajemen Jarak Jauh
Di luar performa AI, EVO-X5 Pro dirancang untuk kebutuhan penerapan di lingkungan perusahaan. Berbasis kerangka manajemen AMD DASH, sistem ini dilengkapi adapter jaringan RJ45 DASH serta chip keamanan dTPM 2.0 khusus, menghadirkan keamanan tingkat perangkat keras dan manajemen jarak jauh out-of-band (OOB) yang tidak bergantung pada sistem operasi.
Administrator TI dapat melakukan deployment, pemantauan, dan pemeliharaan sistem dalam jumlah besar secara jarak jauh di berbagai sistem operasi. Platform ini juga telah divalidasi untuk operasional perusahaan 24/7 secara terus-menerus.
Membuat AI Skala Besar Lebih Praktis di Desktop
Sebagian besar AI PC saat ini hanya mampu menjalankan model lokal berukuran relatif kecil dan masih sangat bergantung pada layanan cloud untuk beban kerja AI yang kompleks. EVO-X5 Pro memperluas batas kemampuan tersebut dengan menghadirkan kapasitas memori dan performa komputasi kelas server ke dalam chassis yang ringkas.
Dengan begitu, pengembang dan pelaku bisnis dapat menerapkan LLM privat, membangun basis pengetahuan lokal, dan menggerakkan agen AI sepenuhnya di perangkat—tanpa perlu rak server atau koneksi cloud yang terus-menerus. Selama IFA 2026, pengunjung booth GMKtec dapat menyaksikan demonstrasi langsung LLM 300 miliar parameter yang berjalan sepenuhnya offline.
Memperluas Masa Depan AI Lokal
GMKtec menyebut EVO-X5 Pro sebagai tonggak penting dalam kolaborasi strategisnya dengan AMD. Ke depan, kedua perusahaan berencana memperdalam kerja sama pada ekosistem perangkat lunak ROCm, optimalisasi perangkat lunak AI, serta platform Agentic PC yang lebih luas, guna mempercepat adopsi komputasi AI lokal berperforma tinggi bagi para profesional dan perusahaan di seluruh dunia.



