Jakarta - Borussia Dortmund lolos dari kekalahan. Tertinggal 0-2 di pertandingan Grup F Liga Champions di Signal Iduna Park, Rabu 6 November 2019 dini hari WIB, Dortmund secara dramatis membalikkan keadaan dan menang 3-2 atas Inter Milan. Bek Achraf Hakimi menjadi bintang kemenangan klub Bundesliga Jerman ini.
Hakimi kembali menjadi penyelamat Dortmund. Pada laga sebelumnya melawan Slavia Prague di grup sama, Hakimi memborong dua gol yang membawa Dortmund menang 2-0.
Menariknya, Hakimi merupakan pemain pinjaman dari Real Madrid yang menempati posisi bek. Performa dia yang konsisten menjadikan Dortmund berupaya mempermanenkan kontraknya. Hanya, Madrid juga ingin membawanya kembali setelah masa peminjamannya berakhir tahun depan.
Di pertandingan itu, Dortmund mengawalinya dengan sangat buruk. Inter yang tampil percaya diri langsung menggebrak pertahanan tuan rumah.
Hasilnya, pertandingan baru berjalan lima menit, Inter sudah unggul lewat striker Lautaro Martinez. Menerima umpan jauh dari Diego Godin, striker asal Argentina ini sempat mengecoh dua pemain Dortmund sebelum membobol gawang lawan.
Unggul 1-0 membuat Inter kian agresif. Mereka pun memperbesar keunggulannya saat Matias Vecino menyambut umpan silang yang diselesaikannya dengan baik di menit 40. Skor 2-0 bertahan sampai akhir babak pertama.
Dortmund baru bangkit di babak kedua. Hakimi berhasil memperkecil ketinggalannya setelah mencetak gol di menit 51. Dia menyelesaikan umpan Mario Goetze untuk menaklukkan kiper Samir Handanovic.
Inter berbalik tertekan setelah tuan rumah menyamakan kedudukan. Kali ini, striker Julian Brandt yang mengubah skor menjadi 2-2 di menit 64.

Kemenangan Dortmund akhirnya ditentukan oleh Hakimi. Pemain asal Maroko ini menunjukkan aksi brilian di kotak penalti sebelum membobol gawang Inter di menit 77. Skor menjadi 3-2 dan tak berubah sampai akhir laga.
Menjadi Top Scorer
Keberhasilan membawa Dortmund meraih kemenangan memuaskan Hakimi. Apalagi dirinya menjadi top scorer klub di Liga Champions.
"Saya malah terkejut menjadi top scorer Dortmund di Liga Champions. Saya hanya beruntung dan tentu senang bisa mencetak gol. Lebih dari itu saya sangat senang membantu tim meraih kemenangan," ucap Hakimi.
"Di babak kedua, kami diinstruksikan untuk tancap gas. Dan, usaha itu akhirnya membuahkan hasil," kata dia lagi
Pelatih Inter Antonio Conte merasa kecewa dengan kekalahan tersebut. Pasalnya tim sudah unggul lebih dulu tetapi lawan mampu membalikkan keadaan. Ini seperti saat mereka kalah 1-2 dari Barcelona.
"Ini mengulangi saat kami kalah melawan Barcelona. Bahkan ini lebih buruk karena sudah unggul dua gol. Ini memang menyakitkan," kata Conte.
"Saya berharap ini menjadi pelajaran berharga bagi tim. Tetapi kami akan bangkit. Kami adalah Inter. Dan setelah bercermin, kami akan kembali berjalan tegak dan berlatih lebih keras," ujarnya.
Hasil itu menjadikan persaingan di Grup F kian ketat. Dortmund yang memiliki poin tujuh naik ke peringkat dua dengan menggeser Inter yang mengantongi poin empat.
Barca masih bertengger di puncak klasemen dengan poin delapan setelah bermain imbang 0-0 melawan Slavia Prague. Belum ada yang memastikan lolos ke 16 Besar. Barca, Dortmund dan Inter bersaing ketat memperebutkan dua tiket ke babak knockout. []