Jakarta - Musisi senior Iwan Fals, resmi merilis album Mata Dewa dalam format vinyl alias piringan hitam, tepat pada perayaan Hari Musik Nasional yang jatuh pada hari ini, Selasa 9 Maret 2021. Menyusul peluncuran, rilisan fisik langsung didistribusikan secara eksklusif oleh Musica Studios.
Dalam acara Media Gathering yang diselenggarakan secara daring, Iwan Fals berharap peluncuran album Mata Dewa miliknya dalam versi vinyl dapat menjadi kabar baik bagi kancah permusikan nasional.
Dia juga berdoa agar pandemi virus corona yang hingga saat ini masih melanda, dapat segera berakhir.
"Mudah- mudahan ini jadi kabar baik untuk dunia musik kita, semoga pandemi ini segera lewat," kata iwan Fals, dikutip Tagar pada Selasa, 9 Maret 2021.
Pada bagian akhir pernyataan, Iwan Fals berharap agar para pemilik piringan hitam Mata Dewa dapat merasakan pesan dari lagunya terkait perjuangan sosial yang terdapat dalam album itu.
Penyanyi senior Iwan Fals. (Foto: Instagram/iwanfals)
Executive Producer Musica Studios Indrawati Widjaja menyebutkan perilisan album yang sudah berusia 32 tahun itu diharapkan dapat mengakomodir kerinduan kolektor piringan hitam untuk karya- karya Iwan Fals.
Dalam album Mata Dewa versi piringan hitam, Musica Studios menghadirkan 10 lagu. Tembang-tembang tersebut adalah:
- Mata Dewa (cipt: Iwan Fals & Setiawan Djody)
- PHK (cipt: Iwan Fals)
- Nona (cipt: Iwan Fals)
- Air Mata Api (cipt: Iwan Fals)
- Bakar (cipt: Iwan Fals)
- Puing (cipt: Iwan Fals)
- Berkacalah Jakarta (cipt: Iwan Fals)
- Yang Terlupakan (cipt: Iwan Fals)
- Perempuan Malam (cipt: Iwan Fals)
- Pinggiran Kota Besar (cipt: Iwan Fals)
Selain dalam format vinyl, album Mata Dewa milik Iwan Fals juga dapat dinikmati penggemar musik melalui gerai musik digital seperti Spotify, Apple Music, Joox, Langit Musik, Youtube Music, Noice dan Resso.
- Baca juga: Hari Musik Nasional 2021, M Bloc Gelar Konferensi Permusikan
- Baca juga: Jelang Album Kedua, The Panturas Rilis Lagu Tafsir Mistik
Album Mata Dewa sendiri merupakan karya Iwan Fals yang ketiga dirilis Musica Studios dalam bentuk piringan hitam, sebelumnya Musica sudah merilis piringan hitam karya Iwan Fals berjudul Sarjana dan 1910. []