TAGAR.id, Jakarta - Indonesia Blockchain Week (IDBW) 2026 kembali hadir pada tanggal 12–13 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.
Memasuki penyelenggaraan keenam, konferensi ini akan menjadi ruang pertemuan bagi berbagai pemangku kepentingan di industri blockchain dan Web3, mulai dari pelaku aset digital, perusahaan teknologi finansial, investor, korporasi, hingga pembuat kebijakan dari Indonesia dan berbagai negara.
Tahun ini, IDBW 2026 mengusung tema “Turning Infrastructure into Impact” yang menyoroti perkembangan industri blockchain dari fase pembangunan dan eksperimen menuju penerapan teknologi yang mampu memberikan dampak nyata. Berbagai topik akan dibahas, termasuk implementasi blockchain di sektor keuangan dan pembayaran, tokenisasi aset, identitas digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan infrastruktur on-chain.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2019, Indonesia Blockchain Week terus berkembang menjadi salah satu forum penting bagi ekosistem blockchain di Asia Tenggara. Pada penyelenggaraan 2025, rangkaian IDBW mencatat lebih dari 10.000 peserta, melibatkan 250 sponsor dan mitra ekosistem, serta menghadirkan perwakilan dari 25 negara.
Dorong Implementasi Blockchain yang Berdampak Nyata
Chairman Indonesia Blockchain Week 2026, Aditya Raflein, mengatakan perkembangan industri blockchain saat ini tidak lagi hanya berfokus pada pembangunan teknologi, tetapi juga pada manfaat yang dapat dihasilkan bagi industri dan masyarakat.
“Perkembangan blockchain kini tidak lagi berhenti pada eksperimen teknologi. Tantangannya adalah bagaimana infrastruktur yang telah dibangun dapat menghasilkan manfaat yang terukur bagi industri, pemerintah, dan masyarakat,” kata Aditya melalui keterangan tertulis.
Menurut Aditya, IDBW 2026 diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan antara regulator, pelaku usaha, investor, institusi keuangan, pengembang, dan komunitas untuk mendorong lahirnya kolaborasi baru. “Melalui IDBW 2026, kami ingin mempertemukan regulator, pelaku usaha, investor, institusi keuangan, dan para builder agar diskusi yang berlangsung dapat berkembang menjadi kolaborasi dan implementasi nyata,” lanjutnya.
Hadirkan Tokoh Industri Blockchain Global
Sejumlah tokoh industri global dijadwalkan menjadi pembicara dalam IDBW 2026. Mereka antara lain Richard Teng dari Binance, CEO Bitget Gracy Chen, pendiri TRON Justin Sun, CEO Aster Leonard Leung, serta Eddy Christian Ng dari Tether.
Pembicara lainnya berasal dari berbagai perusahaan dan institusi teknologi global, seperti Circle, Paxos, BNB Chain, Ondo Finance, SBI Holdings, MEXC, OSL Group, Sumsub, BitGo, dan Canton Foundation.
Dari Indonesia, IDBW 2026 juga akan menghadirkan sejumlah pemimpin perusahaan dan pelaku industri, antara lain Founder dan CEO FLOQ, Yudhono Rawis; Co-Founder dan CEO Ajaib, Anderson Sumarli; Chief Business Officer Nobu Bank, Hadi Wenas; CEO BRI Ventures, Markus Liman Rahardja, serta Co-Founder dan CEO IDRX, Nathanael Christian.
Aditya menilai kehadiran pembicara dari tingkat global dan nasional penting untuk memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai perkembangan blockchain dan aset digital. “Kami ingin menghadirkan perspektif global yang tetap relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Karena itu, pembahasan tidak hanya mengenai tren teknologi, tetapi juga regulasi, kesiapan institusi, model bisnis, serta penggunaan blockchain yang dapat diterapkan secara langsung,” ujar Aditya.
Bahas Stablecoin, Tokenisasi Aset, hingga AI
Agenda IDBW 2026 akan dibagi ke dalam lima pilar utama. Pilar pertama membahas perkembangan aset digital dalam tatanan ekonomi global, termasuk posisi Indonesia sebagai salah satu pusat likuiditas regional dan perkembangan kebijakan terkait aset kripto.
Pilar lainnya akan membahas infrastruktur pasar dan sistem penyelesaian transaksi, tokenisasi aset dan pasar modal on-chain, pertemuan antara kecerdasan buatan dengan teknologi kripto, serta peran komunitas dalam memperluas adopsi aset digital.
Sejumlah isu yang dijadwalkan menjadi pembahasan antara lain penggunaan stablecoin, kompleksitas ekosistem multi-chain, implementasi real-world assets atau RWA, peluang blockchain bagi investor digital Indonesia, serta perkembangan partisipasi masyarakat dalam industri kripto.
Rangkaian Acara Berlangsung Selama Sepekan
Selain konferensi utama, rangkaian Indonesia Blockchain Week 2026 akan berlangsung pada 10–16 Agustus 2026 melalui berbagai kegiatan komunitas dan acara pendukung di Jakarta.
Rangkaian tersebut mencakup IDBW VIP Welcome Dinner pada 11 Agustus 2026, kompetisi perdagangan aset digital IDBW Traders Royale pada 12–13 Agustus 2026, serta IDBW After Dark yang akan digelar setelah konferensi utama berakhir pada 13 Agustus 2026.
IDBW juga menyediakan ruang pameran, sesi diskusi, pertemuan bisnis, dan kegiatan networking yang memungkinkan peserta membangun kerja sama dengan perusahaan, investor, regulator, dan pelaku ekosistem Web3.
Informasi mengenai agenda, pembicara, tiket, media pass, serta rangkaian kegiatan IDBW 2026 dapat diakses melalui situs resmi Indonesia Blockchain Week di indonesiablockchainweek.com. []