Jasad Agen Mobil Dimasukan dalam Karung Dibuang ke Jurang di Aceh Utara

Oknum TNI AL diduga tembak agen mobil jasadnya dimasukkan ke dalam karung dibuang ke jurang di Aceh Utara
Evakuasi jenazah korban penembakan oknum TNI AL di Kawasan Wisata Gunung Salak, Km 30, Kabupaten Aceh Utara - Bener Meriah, Aceh, 18/3/2025 (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung)

TAGAR.id, Aceh Utara, Aceh - Seorang warga ditemukan meninggal dunia diduga jadi korban pembunuhan oleh oknum TNI AL Lanal Lhokseumawe, Aceh, di Kawasan Objek Wisata Gunung Salak, Km 30, Kabupaten Aceh Utara, pada Senin (18/3/2025) pagi, jasad dengan kondisi terbungkus di dalam karung.

Diketahui, korban bernama Hasfiani, 35 tahun, alias Imam merupakan warga Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, bekerja sebagai tenaga kesehatan di RS Cut Meutia, Aceh Utara, dan selama ini juga bekerja sebagai agen mobil.

oknum tni2Kondisi jenazah di dalam karung korban penembakan oknum TNI AL di Kawasan Wisata Gunung Salak, Km 30, Kabupaten Aceh Utara - Bener Meriah, Aceh, 18/3/2025 (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung)

Diduga kuat Imam jadi korban perampokan mobil jenis Toyota Innova yang sebelumnya dilaporkan hilang pada Jum’at 14/3/2025 lalu. Korban dibunuh dengan cara ditembak di dalam mobil dan dibuang oleh oknum TNI AL di Kawasan Gunung Salak, Km 30.

oknum tni3Personel Polisi Militer Angkaran Laut bersama petugas gabungan mengevakuasi jenajah korban penembakan oknum TNI AL di Kawasan Wisata Gunung Salak, Km 30, Kabupaten Aceh Utara - Bener Meriah, Aceh, 18/3/2025 (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung)

Dalam konferesi pers, Dandenpomal, Mayor Laut (PM) Anggiat Napitupulu, membenarkan kasus tersebut melibatkan seorang anggota TNI AL berinisial DI, berpangkat Klasi Dua. Pelaku saat ini telah diamankan di tahanan Pomal untuk menjalani proses hukum.

oknum tni4Saat evakuasi jenajah korban penembakan oknum TNI AL di Kawasan Wisata Gunung Salak, Km 30, Kabupaten Aceh Utara - Bener Meriah, Aceh, dibawa ke RS Cut Meutia untuk dilakukan visum, 18/3/2025 (Foto: TAGAR/Dok/Fotografer Laung)

“Sesuai arahan pimpinan TNI Angkatan Laut, pihak Pomal akan menangani kasus ini secara transparan dan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku sesuai dengan ketentuan hokum yang berlaku, tadi jasad korban sudah dievakuasi dibawa ke RS Cut Meutia untuk di visum, dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk di makamkan,” sebutnya.

“Kami keluarga besar TNI AL menyampaikan belasungkawa dan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada keluarga korban atas kejadian ini,” tutup Danpomal. (Laung). []

Berita terkait
TNI AL Lanal Lhokseumawe Gagalkan Penyelundupan 100 Kg Sabu Jaringan Internasional
Tim First One Quick Response (F1 QR) Lanal Lhokseumawe berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 100 kilogram