TAGAR.id – Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) menunjuk Jürgen Klopp untuk melatih tim nasional yang tersingkir dini di Piala Dunia 2026. Dia ditunjuk setelah DFB menegosiasikan pemutusan kontrak secara dini dengan Red Bull. Jonathan Harding melaporkannya untuk Deutsche Welle (DW, 24 Juli 2026).
Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) pada hari Jumat (24/7/2026) mengumumkan penunjukan Jürgen Klopp sebagai pelatih kepala tim nasional, mengakhiri spekulasi mengenai siapa yang akan menggantikan pelatih sebelumnya, Julian Nagelsmann.
Presiden DFB, Bernd Neuendorf, mengatakan bahwa seluruh badan pengurus federasi telah menyetujui penunjukan Klopp. Ia menyebutnya sebagai "pilihan yang ideal" untuk posisi tersebut.
"Sangat senang, merupakan kehormatan besar bagi saya untuk duduk di sini hari ini," kata Klopp dalam konferensi pers pengumuman penunjukannya.
Klopp sebelumnya menjabat direktur Global Soccer di Red Bull dengan kontrak yang diwartakan berkisar 10 juta Euro per tahun. DFB harus terlebih dulu menegosiasikan pembebasan sebelum bisa mengikat sang pelatih.
Ini adalah pekerjaan kepelatihan pertama Klopp sejak ia meninggalkan Liverpool pada tahun 2024. (Foto: dw.com/id - Florian Wiegand/dpa/picture alliance)
Pilihan paling jelas untuk Jerman
Selama bertahun-tahun, sosok karismatik Jürgen Klopp dianggap sebagai kandidat ideal melatih timnas. Dalam beberapa pekan terakhir, namanya mencuat ke daftar teratas bursa pelatih setelah kepergian Julian Nagelsmann, menyusul performa mengecewakan Jerman di Piala Dunia.
Turnamen akbar yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu merupakan Piala Dunia ketiga secara beruntun yang berakhir mengecewakan bagi Jerman. Setelah dua kali tersingkir di fase grup, di Piala Dunia tahun ini Jerman kalah dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Sementara pada turnamen Euro 2024 walaupun memberikan hasil yang lebih positif, tetapi secara umum Jerman belum menikmati turnamen yang benar-benar sukses sejak Euro 2016. Bagi negara yang telah empat kali menjuarai Piala Dunia dan tiga kali menjuarai Piala Eropa ini adalah kekecewaan terbesar selama satu dekade terakhir.
Jürgen Klopp telah mengubah cara pandang banyak orang di seluruh dunia terhadap Jerman. (Foto: dw.com/id - Metodi Popow/IMAGO)Klopp meminta dukungan masyarakat Jerman
Dalam pernyataan resmi yang dirilis DFB, Klopp mengatakan, "tim nasional dapat menyatukan masyarakat Jerman, sepertinya tidak ada hal lain yang bisa. Itulah yang membuat peran ini begitu istimewa bagi saya."
Ia juga menyatakan antusiasmenya untuk menghadapi tantangan baru, "saya menantikan tantangan yang berbeda dalam sepak bola Jerman saat ini, yang akan kami hadapi bersama dalam tim dengan kerendahan hati dan kesabaran."
Klopp menegaskan bahwa ia ingin membangun sebuah tim,"yang berjuang satu sama lain, menikmati permainan sepak bola, dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat Jerman."
Mantan manajer Liverpool itu melakukan pembicaraan dengan pejabat DFB di New York saat bertugas sebagai komentator untuk televisi selama turnamen Piala Dunia. Pada Sabtu (11/7) pekan lalu, federasi mengumumkan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan mengenai poin-poin utama kontrak.
Kontrak Klopp akan mulai berlaku pada 15 Agustus dan berlangsung hingga pertengahan 2030, bertepatan dengan penyelenggaraan Piala Dunia berikutnya.
Ini merupakan karir kepelatihan pertama Klopp sejak meninggalkan Liverpool pada tahun 2024.
DFB juga mengumumkan bahwa Per Mertesacker akan menjadi direktur pelaksana federasi, menggantikan Andreas Rettig, yang akan mengundurkan diri pada akhir tahun ini.
Karier kepelatihan gemilang Klopp
Setelah menghabiskan sebagian besar karier bermainnya bersama Mainz, Klopp kemudian menjadi pelatih klub tersebut dan berhasil membawa Mainz promosi ke Bundesliga untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Ketika menangani Borussia Dortmund, Klopp sukses mempersembahkan dua gelar Bundesliga secara beruntun. Ia juga membawa klub tersebut mencapai final Liga Champions UEFA pada tahun 2013.
Karier kepelatihannya semakin bersinar saat menangani Liverpool di Inggris selama sembilan tahun. Bersama The Reds, Klopp mempersembahkan gelar liga Inggris pertama bagi klub tersebut dalam setelah lebih dari 25 tahun tak mendapatkan gelar juara. Tak hanya itu, ia juga mengantar Liverpool meraih kejayaan di final Liga Champions 2019.
Klopp juga dianugerahi penghargaan sipil tertinggi di Jerman atas kontribusinya yang luar biasa terhadap demokrasi dan pengaruhnya dalam dunia sepak bola. Ia dianggap sebagai panutan, duta sepak bola, serta sosok yang membantu meningkatkan citra Jerman di mata dunia.
Mampukah Klopp membawa Jerman menjuarai Euro 2028?
Dengan Euro 2028 yang akan digelar di Inggris dan Irlandia, Klopp tentu sudah sangat mengenal banyak stadion serta kultur sepak bola di wilayah tersebut. Namun, ia masih memiliki waktu persiapan yang cukup panjang sebelum turnamen tersebut dimulai.
Pertandingan pertamanya sebagai pelatih Jerman akan berlangsung di Amsterdam pada 24 September 2026 melawan Belanda dalam ajang UEFA Nations League. Laga tersebut juga akan menandai dimulainya format baru jeda internasional yang lebih panjang.
Jeda internasional yang lebih panjang ini akan memberi Klopp kesempatan untuk langsung bekerja secara maksimal sejak awal, membangun kejelasan mengenai gaya bermain yang ingin diterapkannya, sekaligus menentukan siapa saja yang akan menjadi pemain inti skuad Jerman di bawah kepemimpinannya.
Dengan Klopp di kursi pelatih, sulit untuk menghentikan para pendukung Jerman berkhayal mengenai seperti apa tim mereka dalam beberapa tahun ke depan.
Istilah "heavy metal football" pernah digunakan Klopp untuk menggambarkan gaya bermainnya yang intens dan agresif. Gaya bermain ini bisa saja segera hadir dalam tim sepak bola Jerman yang saat ini masih belum menemukan ritme terbaiknya. (Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris/Diadaptasi oleh Athif Aiman/Editor: Rizki Nugraha)/dw.com/id. []