Jakarta, (Tagar 12/4/2018) - Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Ruhut Sitompul mengomentari Rocky Gerung dengan pernyataan kontroversial 'kitab suci adalah fiksi'.

"Gelar Profesor dianugerahkan oleh Forum Akademisi melalui Sidang Senat Guru Besar di Universitas. Rocky Gerung yang bukan profesor, tapi bangga menerima gelar profesor melalui sidang jalanan, ya beginilah akibatnya menjadi profesor fiksi yang linglung," tulis Ruhut di akun twitter pribadinya.

"Hahaha pantas do'i makin linglung, beliau tidak diizinkan lagi mengajar di UI karena tidak memenuhi kualifikasi sebagai dosen.Ya makin jauh dong menerima gelar profesor yang asli," lanjut Ruhut.

"Kita mengenal stroke ada stroke mulut, jadi apa yang dibicarakan tidak sejalan dengan pikirannya," tulis Ruhut lagi.

Sebelumnya Dosen Filsafat Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung menjadi narasumber di Indonesia Lawyers Club, Selasa malam (10/4/2018. Di forum itu ia membuat pernyataan bahwa kitab suci adalah fiksi. 

Ucapan kontroversial Rocky Gerung yang dinilai menghina kitab suci semua agama itu diperkarakan ke polisi oleh Ketua Cyber Indonesia Permadi Arya, tertuang dalam laporan polisi bernomor TBL/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tanggal 11 April 2018.

Permadi mengatakan pernyataan Rocky di ILC itu sudah menyinggung seluruh umat beragama, sehingga dapat menimbulkan rasa kebencian individu  atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan.

"Kita laporkan dugaan Rocky Gerung yang semalam di ILC mengatakan kitab suci itu fiksi. Kita bernegara, kita merdeka dan punya beberapa agama yang diakui negara. Ada di sila pertama, artinya apakah sila pertama jadi fiksi dalam tanda kutip," ucap Permadi di Polda Metro Jaya, Rabu (11/4/2018). (sa)