Semarang - Organ relawan Jokowi yang tergabung dalam Komite Penggerak Nawacita (KPN) tak henti membantu pemerintah melawan penularan virus corona Covid-19 di seluruh Indonesia. Kali ini, KPN mendirikan Kampung Siaga Covid-19 di RW 04, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kegiatan yang dilakukan adalah mendirikan Lumbung Pangan Madhang Waras. Ini merupakan gerakan membangun solidaritas sosial dan kegotongroyongan dalam rangka melawan pandemi corona berikut efek sosial ekonominya.
Komite Penggerak Nawacita (KPN) terus membantu pemerintah melawan penularan Covid-19 di seluruh Indonesia. Kali ini, KPN mendirikan Kampung Siaga Covid-19 di RW 04, Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)
“Lumbung Pangan Madhang Waras di Kampung Siaga KPN ini telah membentuk kepengurusan hingga satgas-satgas relawan yang bertujuan menyisir warga masyarakat yang terkena dampak Covid-19. Namun masih perlu penguatan pendampingan baik dari sisi kesehatan, ketahanan pangan hingga support psikisnya,” ungkap Sekretaris Lumbung Pangan Madhang Waras Muhammad Khabib.
Ia mengatakan tagline yang diambil posko Madhang Waras dalam menjalankan gerakan kerelawannya adalah “Membangun kebaikan, Memperkokoh solidaritas, dan Menguatkan kemanusiaan."
Menurutnya ada tiga hal yang menjadi skala prioritas kerja-kerja kerelawanan mandiri di Lumbung Pangan Madhang Waras. Pertama, mendorong ketahanan pangan masing-masing keluarga. Kedua, memberi penyuluhan agar kehidupan rumah tangga dimasyarakat saling support di tengah ganasnya pandemi Covid-19.

“Dan yang ketiga, cegah lingkungan dari meluasnya pandemi Covid-19 dan kriminalitas akibat dampak sosial ekonominya,” ujarnya.
Khabib mengatakan pandemi Covid-19 juga berpotensi meningkatkan tingkat stres masyarakat akibat pembatasan aktivitas kegiatan. Untuk itu seluruh elemen masyarakat didorong agar bergandengan tangan menumbuhkan semangat dan kerja-kerja positif kreatif agar tetap menumbuhkan spirit optimisme yang produktif.
“Selain itu kami juga mendorong kesadaran masyarakat agar bersama-sama mematuhi segala protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah, seperti jaga jarak, pakai masker, jaga kebersihan dengan mencuci tangan. Juga mendorong masyarakat untuk giat bertani di pekarangan sebagai bagian dari kebutuhan ketahanan pangan keluarga,” katanya. []