Makna Jagong Kaji atau Jagong Haji dalam Tradisi Masyarakat Jawa dan Keutamaannya dalam Islam

"Jagong kaji" atau "jagong haji" adalah tradisi dalam masyarakat Jawa yang melibatkan kunjungan atau pertemuan untuk memberikan ucapan selamat.
Makna Jagong Kaji atau Jagong Haji dalam Tradisi Masyarakat Jawa dan Keutamaannya dalam Islam. (Freepik)

TAGAR.id, JakartaMakna Jagong Kaji atau Jagong Haji dalam Tradisi Masyarakat Jawa

"Jagong kaji" atau "jagong haji" adalah tradisi dalam masyarakat Jawa yang melibatkan kunjungan atau pertemuan untuk memberikan ucapan selamat kepada seseorang yang telah menunaikan ibadah haji. 

Kata "jagong" dalam bahasa Jawa berarti duduk bersama atau berkumpul, sementara "kaji" atau "haji" merujuk pada ibadah haji itu sendiri.

Setelah seseorang kembali dari menunaikan ibadah haji, biasanya diadakan acara jagong kaji atau jagong haji di rumahnya. 

Acara ini biasanya dihadiri oleh keluarga, kerabat, tetangga, dan teman-teman untuk mengucapkan selamat atas kembalinya sang haji dari Tanah Suci. 

Selain itu, acara ini juga sering diisi dengan ceramah atau tausiyah yang membahas pengalaman spiritual selama menjalankan ibadah haji, serta doa bersama agar keberkahan haji dapat dirasakan oleh semua yang hadir.

Keutamaan Jagong Kaji dalam Islam

1. Mempererat Silaturahmi

Acara jagong kaji atau jagong haji memperkuat tali silaturahmi di antara anggota masyarakat. Berkumpul dalam suasana yang penuh kebahagiaan dan keberkahan haji menciptakan ikatan yang lebih erat antara keluarga, teman, dan tetangga.

2. Berbagi Pengalaman Spiritual

Orang yang baru kembali dari haji biasanya memiliki banyak pengalaman spiritual yang berharga. Melalui jagong kaji, mereka dapat berbagi kisah dan pelajaran yang mereka dapatkan selama di Tanah Suci, yang dapat menginspirasi dan memotivasi orang lain untuk memperdalam keimanan dan meningkatkan ibadah mereka.

3. Menyebarkan Keberkahan

Dalam acara jagong kaji, keberkahan dari ibadah haji diharapkan dapat tersebar kepada semua yang hadir. Doa bersama dan tausiyah yang disampaikan dapat membawa keberkahan dan kebaikan bagi seluruh peserta.

4. Menguatkan Komunitas Muslim

Acara jagong kaji memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di antara umat Muslim. Dengan seringnya berkumpul dalam acara keagamaan seperti ini, komunitas Muslim dapat menjadi lebih solid dan saling mendukung.

5. Mendapat Pahala

Menghadiri majelis ilmu dan pertemuan keagamaan seperti jagong kaji merupakan salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang menuntut ilmu akan dimudahkan jalannya menuju surga (HR. Muslim). Dengan demikian, ikut serta dalam jagong kaji juga berarti menambah pahala kebaikan.

Jagong kaji atau jagong haji tidak hanya memiliki makna budaya yang penting dalam tradisi masyarakat Jawa, tetapi juga mengandung banyak keutamaan dalam Islam. 

Kegiatan ini menggabungkan aspek sosial dan spiritual, memperkuat ikatan antarindividu, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Muslim. []

Berita terkait
Makna Ya Rahman Ya Rahim Asmaul Husna Nama Baik Allah dan Manfaat Sering Melafalkannya dalam Hati
"Asmaul Husna" adalah 99 nama Allah yang menggambarkan sifat-sifat-Nya yang mulia. Di antara nama-nama tersebut, "Ya Rahman" dan "Ya Rahim".