Jakarta – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, mengatakan akan ada “biaya dan konsekuensi” bagi Rusia atas aktivitasnya yang diduga jahat terhadap Amerika Serikat.
“Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membela kepentingan kami pada saat yang dipilih Amerika,” kata Blinken dalam wawancara CNN yang disiarkan Minggu, 28 Maret 2021, tapi direkam pekan lalu ketika dia selesai melakukan pembicaraan dengan para diplomat NATO lainnya di Brussel, Belgia.
Dia mengatakan ada “komitmen bersama” di antara negara-negara Barat sekutu Amerika untuk “berpikiran jernih” tentang tindakan Moskow dan meminta pertanggungjawaban Kremlin.
Diplomat tertinggi Amerika itu mengatakan para pejabat “sedang dalam proses” mempertimbangkan sanksi atau tindakan apa yang akan diambil oleh Washington terhadap Moskow, dan dalam konsultasi dengan negara-negara NATO lainnya.

“Kita menjadi lebih kuat bila bisa melakukannya dengan cara yang terkoordinasi,” ujar Blinken.
Sementara AS dan Rusia dengan cepat setuju untuk memperpanjang kesepakatan tentang pengendalian senjata nuklir yang berakhir tidak lama setelah Presiden AS, Joe Biden, mengambil alih kekuasaan, Amerika menyalahkan Rusia atas tindakan-tindakan lain, termasuk dugaan menjanjikan hadiah untuk pembunuhan pasukan AS di Afghanistan, ikut campur dalam pemilihan presiden (Pilpres) 3 November 2020 yang dimenangkan oleh Biden dan meretas sistem komputer AS (lt/jm)/voaindonesia.com. []