TAGAR.id, Muskat, Oman - Oman memfasilitasi pembebasan 14 warga negara asing, termasuk seorang WNI, yang ditahan di Yaman. Kementerian Luar Negeri Oman mengatakan para warga asing itu kemudian dipindahkan dari Ibu Kota Yaman yang dikuasai Houthi, Sanaa, ke Muscat pada Minggu, 24 April 2022.
Orang-orang yang dibebaskan itu termasuk seorang pria Inggris, isterinya dan anaknya, tujuh warga India, seorang warga Filipina, seorang WNI, seorang warga Ethiopia dan seorang warga Myanmar, seperti dikatakan oleh pejabat kementerian itu. Mereka tidak merincikan apa yang menyebabkan WN asing itu ditahan.

Pemerintah Inggris mengidentifikasi warga negaranya sebagai Luke Symons, yang telah ditahan tanpa dakwaan atau persidangan sejak 2017.
"Luke berusia 25 ketika ditahan secara sewenang-wenang oleh Houthi. Puteranya baru berusia beberapa bulan ketika itu," kata Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss, dalam pernyataan.
"Ia diduga diperlakukan dengan tidak semestinya, dalam sel isolasi, dan dilarang dikunjungi keluarganya," kata Truss.
Kementerian Oman itu mengatakan bahwa setelah berkomunikasi dengan Arab Saudi untuk memfasilitasi dikeluarkannya izin-izin yang diperlukan, ke-14 orang itu dipindah ke sebuah pesawat Angkatan Udara Kerajaan Oman ke Ibu Kota Oman, untuk bersiap-siap pulang ke negara masing-masing (vm/ka)/Reuters/voaindonesia.com. []
Konflik Militer Saudi dan Kelompok Houthi Yaman, 10 Ribu Orang Tewas
Di Yaman Utara Houthi Hadapi Covid-19 dengan Penyangkalan
Amerika Kutuk Serangan Houthi ke Bandara Arab Saudi
Serangan Rudal Houthi ke Masjd dan Madrasah Membunuh 29 Orang