Para Gubernur Partai Demokrat Bertekad Dukung Biden di Pilpres AS

Pertemuan tersebut dihadiri 24 gubernur dari Partai Demokrat dan wali kota Washington, DC, sebagian hadir secara online
Gubernur New York, Kathy Hochul, berdiri bersama Letnan Gubernur Antonio Delgado dalam sebuah acara pemilu di New York, AS, 28/6/2022. (Foto: voaindonesia.com/AP/Mary Altaffer)

TAGAR.id - Gubernur-gubernur Partai Demokrat dari New York, Minnesota, dan Maryland, Rabu (3/7/2024), mengatakan mereka akan mendukung upaya terpilihnya kembali Presiden Joe Biden setelah berdiskusi secara jujur dengannya tentang kinerjanya yang lemah dalam sesi debat capres pekan lalu.

"Presiden selalu mendukung kami. Kami juga akan mendukungnya," kata Gubernur Maryland Wes Moore kepada wartawan setelah pertemuan dengan Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris di Gedung Putih.

Pertemuan tersebut dihadiri 24 gubernur dari Partai Demokrat dan wali kota Washington, D.C. Sebagian hadir secara online.

Gubernur New York Kathy Hochul mengatakan dia merasa percaya diri setelah pertemuan tersebut dan semua gubernur menjanjikan dukungan mereka kepada Biden.

biden kampanye di NCPresiden Joe Biden saat kampanye di Raleigh, NC, AS, 28/8/2024. (Foto: voaindonesia.com/AP/Matt Kelley)

Presiden "tetap dengan pencalonannya dan akan memenangkannya," katanya.

Gubernur Minnesota Tim Walz, ketua Asosiasi Gubernur Demokrat, mengatakan kinerja Biden dalam debat pada Kamis (27/6/2024) lalu memang buruk tetapi dia merasa Biden layak untuk menjabat.

Hampir selusin pemimpin negara bagian menghadiri pertemuan itu secara langsung, namun hanya tiga yang berbicara dengan wartawan seusai acara.

Tim kampanye Biden mengatakan presiden menegaskan kembali tekadnya "mengalahkan ancaman nyata Donald Trump di kotak suara pada November" dan membahas pentingnya memilih anggota Partai Demokrat dalam pemungutan suara. (ka/ns)/Reuters/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Setelah Debat Pertama Biden Yakinkan Para Donor Dapat Menang Kembali
Ibu Negara Jill Biden yang mendampingi Presiden dalam acara penggalangan dana di New York dan New Jersey tersebut