Penyelundupan 10 Kg Sabu di Galon Cat Digagalkan

Polda Jatim menggagalkan penyelundupan sabu seberat 10 Kg dari Pontianak yang disimpan dalam kaleng cat.
Barang bukti sabu yang disembunyikan dalam galon cat. (Foto: Tagar/Fajar Ihwan)

Surabaya - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) telah menggagalkan penyelundupan sabu seberat 10 Kilogram dari Pontianak yang disimpan dalam kaleng cat. Modus itu hampir mengecoh polisi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan pengungkapan kasus sabu dalam kaleng cat itu merupakan hasil pengembangan dari jaringan sabu Yoyok Priyanto yang sudah ditangkap pada 10 Maret lalu di Gresik. Yoyok Priyanto adalah bandar narkoba (narkotika dan obat/bahan berbahaya) jaringan kelompok Myanmar, Malaysia, Jakarta, dan Surabaya

Barung menjelaskan dari hasil penyidikan tersebut Tim Satuan Tugas (Satgas) Hantu Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim, mendapatkan informasi tentang rencana pengiriman sabu dalam jumlah besar. Dalam pengembangan tersebut, polisi mendapatkan pelaku berinisial PK, 38 tahun, asal Cirebon, Jawa Barat.

"Jaringan ini melakukan pengiriman sabu dari Pontianak ke Jakarta melalui jasa pengiriman cargo. Setelah sampai di Jakarta, sabu tersebut disembunyikan di dalam 10 galon cat agar tidak diketahui oleh polisi ," ujar Barung.

PK diamankan setelah tim hantu membuntuti sejak dari gudang cargo hingga ke rumah pelaku. [Kemudian] mengamankan pelaku beserta barang bukti 10 Kg sabu.

Dia menyatakan setelah disembunyikan di dalam 10 galon cat, sabu itu dikirim ke rumah PK di Jalan Perum Permata Taman Palem blok A5/16, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, dengan menggunakan jasa pengiriman online.

"PK diamankan setelah tim hantu membuntuti sejak dari gudang cargo hingga ke rumah pelaku. [Kemudian] mengamankan pelaku beserta barang bukti 10 Kg sabu," kata Barung.

Pelaku Ditabrak Truk

Sementara itu, Dirresnarkoba (direktorat reserse narkoba) Polda Jatim, Kombes Pol Sentosa Ginting Manik menambahkan PK sempat mencoba kabur saat dibawa ke Jatim dengan cara mengelabui petugas meminta izin untuk buang air kecil.

"Tim sedang berada di Rest Area di Tol Tambun Bekasi untuk isi BBM (Bahan Bakar Minyak). Tapi pelaku mencoba kabur dengan alasan ingin buang air kecil," ujarnya.

Meski berhasil kabur, PK tertabrak truk yang sedang melintas di tol. Pelaku pun kembali diamankan oleh anggota PJR dari Korlantas Polri dengan luka parah.

"Selanjutnya pelaku langsung dibawa ke rumah sakit Herlina Bekasi, untuk dilakukan pertolongan dan perawatan intensif," ujarnya. []

Baca juga:

Berita terkait
0
David Beckham Refleksikan Perjalanannya Jadi Pahlawan untuk Inggris
David Beckham juga punya tips untuk pesepakbola muda, mengajak mereka untuk menikmati momen sebelum berlalu