Jakarta - Ketua Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) KP Norman Hadinegoro mengecam pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah, yang menyebut agar banjir yang terjadi di ibu kota dinikmati saja oleh masyarakat. Dia juga menuntut Gubernur Anies Baswedan untuk mundur dari jabatannya.
Bukan tanpa sebab Norman berang. Dida menilai perkataan Saefullah setara dengan anak Sekolah Menengah Atas (SMA). Melihat hal itu, lantas dia mengatakan agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan cocoknya menjadi guru sekolah dasar (SD).
Melawan saja, karena masyarakat Jakarta korban kegagalan gubernur.
Baca juga: Kenapa Publik Salahkan Anies Baswedan Atas Banjir di Jakarta
"Mutu sumber daya manusia (SDM) Sekda Jakarta hanya setingkat SMA, bagaimana Jakarta mau maju hanya diatur sama orang seperti ini. Sebaiknya Anies mundur saja jadi guru SD cocok," ucapnya ketus saat dihubungi Tagar, Jumat, 28 Februari 2020.
Dia juga mengharapkan masyarakat memberikan perlawanan terhadap kepemimpinan Anies. Sebab, akibat banjir yang menggenangi wilayah ibu kota, banyak warga yang mendapat kerugian materiel maupun imateriel.

Tak hanya itu, dia juga menuntut supaya Anies mundur dari posisi gubernur dan segera mengganti kerugian yang dialami warga DKI.
"Melawan saja, karena masyarakat Jakarta korban kegagalan gubernur. Usut tuntut ganti rugi korban, harta benda, dan segera mundur jadi gubernur," ujarnya.
Baca juga: PSI Murka, Sekda DKI Tutupi Kesalahan Anies Baswedan
Sebelumnya, Saefullah meminta warga Jakarta menikmati saja banjir yang terjadi hampir setiap musim penghujan.
"Jadi dinikmati saja. Itu soal manajemen air. Tubuh kita 2/3 persen air, sering keluar air. Banyak kepala atau mana. Air mata saja harus ada manajemen," kata Saefullah, Rabu sore, 26 Februari. []