TAGAR.id, Jakarta - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI ikut menghadiri peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 24 Februari 2025. Wapres periode 2019-2024 maupun Wapres periode 2004-2009 dan 2014-2019 M Jusuf Kalla, serta Wapres periode 2009-2014 Boediono juga turut hadir.
Selain itu, Wapres Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan Najamuddin, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih juga turut hadir. Presiden Prabowo Subianto pun dijadwalkan meluncurkan BPI Danantara di halaman Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam pidatonya, Prabowo menyapa satu per satu para undangan dari pejabat negara dan ketua umum Koalisi Indonesia Maju (KIM). "Yang saya hormati Presiden ke-6 RI Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono. Yang saya hormati Presiden ke-7 RI Ir Joko Widodo," ujar Prabowo dalam sambutannya.
- Baca Juga: Soal Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Minta Keluarga Jokowi Diperiksa, Ketua KPK Minta untuk Melapor
BPI Danantara akan menjadi sovereign wealth fund Indonesia. Danantara akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar AS, dengan proyeksi dana awal untuk Danantara mencapai 20 miliar dolar AS.
Dalam pidatonya, Prabowo menyapa satu per satu para undangan dari pejabat negara dan ketua umum Koalisi Indonesia Maju (KIM). "Yang saya hormati Presiden ke-6 RI Prof Dr Susilo Bambang Yudhoyono. Yang saya hormati Presiden ke-7 RI Ir Joko Widodo," ujar Prabowo dalam sambutannya.
BPI Danantara akan menjadi sovereign wealth fund Indonesia. Danantara akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar AS, dengan proyeksi dana awal untuk Danantara mencapai 20 miliar dolar AS. []