Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak mau bersalaman dengan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie dalam acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin periode 2019-2024. Momen itu beredar di media sosial.
Pantauan Tagar di linimasa Twitter, pengguna akun Twitter Soeyoto melalui akunnya @soeyoto1 mengunggah video yang menunjukkan Prabowo tengah mengenakan setelan jas hitam serta peci, tampak bersalaman dengan orang-orang di samping kiri dan kanan hingga depan belakangnya.
Prabowo Subianto tidak mau salaman dengan Grace Natalie. (Foto: Twitter/soeyoto1)
***Salah seorang di antaranya adalah mantan presenter Grace Natalie yang kini menjadi Ketua Umum PSI. Namun tak disangka, dalam video tersebut Grace terlihat tidak mendapat sambutan hangat dari Prabowo. Dia justru dilewatkan saat bersalam-salaman.
Melihat momen menyedihkan itu, tak ayal warganet menyangkutkan dengan hal yang sama dilakukan oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang melongos tidak menyalami Surya Paloh pada pelantikan DPR beberapa waktu lalu.
"Minggu yang lalu Megawati melongos dan tidak mau salaman dengan Surya Paloh. Kemarin Prabowo tidak mau salaman dengan Sis Grace Ketum Partai ini sedang memberi contoh jangan bersentuham dengan lawan jenis yang bukan muhrim qi qi qi," kata @soeyoto1.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet dengan terang-terangan menyebut Prabowo adalah sosok pemimpin pendendam.
"Pemimpin yang baik itu tidak punya rasa dendam, bahaya kalau punya pemimpin punya rasa dendam," kata pengguna Twitter Redi Susilo melalui akun @Mrready3 dalam kolom komentar @soeyoto1.
Tak hanya menyalahkan Prabowo, warganet juga menyindir tajam PSI yang kerap memfitnah mantan suami Titiek Soeharto itu sebagai penculik, pembunuh, dan otoriter.
"PSI itu kan rajin memfitnah Prabowo sebagai penculik, pembunuh, otoriter segala macam. Ngapain pimpinannya salaman sama prabowo?" ucap Agis Nizami melalui akun @nizaminz. []