Presiden Biden Sebut Suku Bunga yang Lebih Rendah Tanda Inflasi Telah Mereda

Biden katakan keputusan Federal Reserve atau Bank Sentral AS untuk turunkan suku bunga adalah “sinyal penting” bahwa inflasi telah mereda.
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato di forum Economic Club of Washington, pada 18/9/2024. (Foto: voaindonesia.com/AP/Rod Lamkey, Jr.)

TAGAR.id – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, mengatakan keputusan Federal Reserve atau Bank Sentral AS untuk menurunkan suku bunga adalah “sinyal penting” bahwa inflasi telah mereda.

Berbicara pada hari Kamis (19/9) di Economic Club of Washington, DC, AS, Presiden Biden mengatakan bahwa ia tidak mendeklarasikan kemenangan, tetapi negara telah memasuki fase baru pemulihan dari pandemi COVID-19.

“Penurunan suku bunga oleh The Fed bukanlah deklarasi kemenangan. Ini adalah deklarasi kemajuan. Ini adalah sinyal bahwa kita telah memasuki fase baru ekonomi kita, dan pemulihan kita. Dan saya percaya penting bagi negara untuk mengakui kemajuan ini, karena jika kita tidak mengakuinya, kemajuan yang kita capai akan tetap terkunci dalam ketakutan akan pola pikir negatif yang mendominasi prospek ekonomi kita sejak pandemi dimulai.”

Presiden dari Partai Demokrat itu menekankan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapi ia menggunakan pidatonya untuk memoles warisan ekonominya, bahkan saat ia mengkritik Donald Trump, pendahulunya dari Partai Republik yang mencalonkan diri untuk masa jabatan berikutnya.

Biden menyatakan harapannya bahwa pemangkasan suku bunga akan membuat warga Amerika lebih mampu membeli rumah dan mobil. (lt/jm)/Associated Press/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Bank Sentral Inggris Tahan Suku Bunga Acuan
Data resmi menunjukkan inflasi tahunan Inggris masih bertahan pada level 2,2 persen pada Agustus 2024