TAGAR.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengakui kondisi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal tersebut menurutnya tercermin dari sikap beberapa pihak yang berupaya merusak negara.

Ini disampaikan Prabowo dalam acara penyerahan uang Rp 13,2 triliun dan lahan seluas 259 ribu hektare hasil kerja Satgas PKH di Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (6/10).

"Kita paham negara kita berada dalam keadaan yang, yang tidak baik-baik saja. Kita paham itu," ujar Prabowo.

Prabowo bilang, ada banyak institusi bangsa yang dirusak. Hal ini bahkan, menurutnya, sudah terjadi puluhan tahun.

"Kita melihat puluhan tahun institusi-institusi kita dirusak. Menteri-menteri kita, dirjen-dirjen kita mau disogok," ungkap Prabowo.

"Jangankan menteri dirjen, saya mau disogok, dalam dua tahun ini berkali-kali saya mau disogok," beber dia.

Karenanya, Prabowo ingin melakukan pembenahan secara menyeluruh.

"Saya paham, kita melihat dan kita berusaha memperbaiki. Kita berusaha memperbaiki, dengan persuasif, dengan dakwah ya, dakwah kebenaran, dakwah kebangsaan, dengan bicara, dengan meyakinkan, di mana-mana saya diundang pasti saudara tahu apa pesan saya. Menteri-menteri yang ikut rapat dengan saya tahu sikap saya, tekad saya, kehendak saya," jelasnya.