Silangit- Guna melakukan pengamanan atas kedatangan Raja dan Ratu Belanda ke kawasan Danau Toba, sekitar 400 personel gabungan disiagakan di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
Rombongan Ratu dan Raja Belanda yang menurut informasi akan menggunakan pesawat carteran Citilink itu rencananya akan mendarat pada Kamis, 12 Maret 2020 di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit.
"Ada sekitar 400 personel gabungan dari TNI dan Polisi yang akan melakukan pengamanan kedatangan tamu negara Raja Belanda ke bandara ini," ujar Sersan Satu Mario Simbolon, ketika dikonfirmasi Tagar pada Rabu, 11 Maret 2020 di sekitaran bandara.
Personel TNI berasal dari Komando Resor Militer 023 Kawal Samudera Sibolga dan Komando Distrik Militer 0210/TU Tapanuli Utara. "Rencananya juga akan disiagakan kendaraan taktis Anoa dari 121 sebanyak dua unit," kata Mario.
Rombongan Raja Belanda yang menggunakan pesawat carter
Koordinator Wilayah Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Medan Bandara Sisingamangaraja XII Silangit Carli Lubis, menyebut pihaknya akan menyiapkan alat thermal scanner.
Suasana di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit Tapanuli Utara masih tampak lengang, Rabu 11 Maret 2020. (Foto: Tagar/Fernando Sitanggang)
"Rombongan Raja Belanda yang menggunakan pesawat carter Citilink besok bila melalui pintu kedatangan internasional tetap harus melalui alat pengukur suhu tubuh thermal scanner kita," ujar Carli.
Raja dan Ratu Belanda direncanakan tiba di bandara pukul 10.30 WIB pada Kamis, 12 Maret 2020. Dari bandara langsung mengunjungi Bukit Singgolom di Desa Lintong Ni Huta, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba.
"Kemudian akan menuju perkampungan Siambat Dalan juga di Desa Lintong Ni Huta, Tampahan, Kabupaten Toba dan mengunjungi perkampungan tradisional Batak dan selepas itu ke Institut Teknologi DEL di Sitolu Ama di Laguboti," jelas Kepala Dinas Pariwisata Samosir, Dumosch Pandiangan, Rabu, 11 Maret 2020.
Setelah itu Raja dan Ratu Belanda akan menuju Pelabuhan Balige untuk menyeberang menuju Eco Village Silima Lombu di Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir.
Seusai dari Silima Lombu, selanjutnya Raja dan Ratu Belanda akan menuju Hotel Inna Parapat.[]