Jakarta – Bagi banyak penumpang pesawat, tahun baru diisi dengan rasa frustrasi. Menurut situs pelacak penerbangan FlightAware, pada Sabtu, 1 Desember 2021, siang di Pantai Timur Amerika Serikat (AS), lebih dari 2.500 penerbangan AS dan sekitar 4.300 di seluruh dunia dibatalkan.
Jumlah tersebut adalah jumlah pembatalan tertinggi di AS sejak sebelum Natal ketika berbagai maskapai penerbangan mulai menyalahkan minimnya staf karena semakin banyak kru yang terjangkit Covid-19. Lebih dari 12.000 penerbangan AS telah dibatalkan sejak 24 Desember 2021.
Namun, gangguan yang terjadi pada Sabtu, 1 Januari 2021, bukan hanya disebabkan oleh perebakan Omicron. Cuaca sangat dingin menyebabkan 800 penerbangan dibatalkan di Bandara O'Hare Chicago, AS, dan lebih dari 250 di Bandara Midway. Ramalan cuaca menyebut wilayah itu akan diguyur salju setinggi lebih dari 22 cm.

Denver, Detroit dan Newark, New Jersey, masing-masing mengalami sedikitnya 100 pembatalan penerbangan di tahun baru 2022 (vm/ft)/Associated Press/voaindonesia.com. []
Omicron Dorong Pembatalan Penerbangan di Seluruh Dunia
Pembatalan Penerbangan Ganggu Rencana Liburan Ribuan Warga AS
Pembatalan Penerbangan ke Bali Akibat Virus Corona
Southwest Airlines Kembali Batalkan Ratusan Penerbangan