Jakarta - Kelompok musik rock Siervas menarik perhatian publik dan menjadi viral lantaran keunikan yang dimiliki oleh band cadas asal Peru tersebut, yakni 12 orang personelnya merupakan suster alias biarawati Katolik yang masih aktif.
Lebih unik lagi lantaran ternyata 12 anggota band tersebut berasal dari negara yang berbeda-beda. Mereka berasal antara lain dari Argentina, Tiongkok, Filipina, Chile, Venezuela, Ekuador, Peru, dan Jepang.
Selain mengusung musik bertempo cepat seperti rock, aliran musik Siervas juga memiliki pengaruh berbagai genre lain seperti pop, latin, dan bahkan sedikit unsur jazz.
Dua belas personelnya masing-masing memainkan alat musik seperti dram, gitar, bas, keyboard, dengan tambahan instrumen biola, dan klarinet.
Siervas, band rock beranggotakan 12 biarawati Katolik. (Foto: Facebook/Siervas)
Mengutip pernyataan dalam akun Facebook resmi mereka, Siervas terbentuk lantaran ingin menyampaikan pesan kebaikan yang ada di Injil ke dunia modern melalui musik dengan irama yang menggabungkan instrumen klasik dan modern pula.
Band ini kemudian mulai populer sesuai tampil memainkan musik cadas di depan Paus Fransiskus, sewaktu pemimpin tertinggi umat Katolik tersebut melakukan kunjungan ke Juarez, Meksiko pada Februari 2017 silam.
Video penampilan Siervas di depan Paus Fransiskus dan sekitar 250.000 umat Katolik yang hadir di Juarez mendadak viral dan menjadi perbincangan oleh warganet. Seketika itu pula nama mereka ikut melambung sehingga turut membesarkan eksistensi mereka.
Siervas, band rock beranggotakan 12 biarawati Katolik. (Foto: Facebook/Siervas)
Hingga kini, band yang digawangi oleh suster Arisa C, suster Camila L, suster Daniela A, suster Dayana C, suster Jessica W, suster Kathleen R, suster Ivonne F, suster Paula S, dan suster Teresa F itu telah menelurkan dua buah album penuh.
Masing-masing album berjudul Ansias Que Queman ( Yang Sangat Kamu Idamkan) yang dirilis pada tahun 2014, dan Hoy Despierto (Bangun Hari Ini) yang diluncurkan pada tahun 2016 silam. []