UNTUK INDONESIA
Sikap Tegas Polrestabes Medan untuk Pelaku Usaha
Kapolrestabes menegaskan akan menerapkan police line industri pariwisata dan warung internet yang tetap buka.
Kepala Polrestabes Medan, Komisaris Besar Polisi Jhonnya Edizzon Izir. (Foto: Tagar/Reza Pahlevi)

Medan - Kepala Kepolisian Resor Kota Medan Komisaris Besar Polisi Jhonny Eddizon Isir menegaskan akan menerapkan police line industri pariwisata dan warung internet yang tetap buka.

Isir mengapresiasi yang taat. "Iya, seluruh industri pariwisata di Kota Medan telah kita pastikan sudah tutup sementara, sesuai dengan imbuan dari Bapak Gubernur Sumatera Utara," kata Isir di Medan pada Kamis, 26 Maret 2020.

Namun dia mengakui masih saja ada beberapa warung internet yang masih buka.

"Masih ada kita temukan beberapa warung internet di daerah wilayah hukum sektor Helvetia. Kita sudah imbau, jika masih membandel nanti akan kita tindak. Akan kita police line (beri garis polisi), ini tindakan tegas. Kenapa harus tegas, karena kegiatan itu banyak mendatangkan keramaian, masyarakat termasuk anak-anak," terangnya.

Ini bukan hal yang kita anggap remeh, kita minta masyarakat mengikuti imbauan

Isir mengaku akan menjalankan maklumat Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis tentang pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Kota Medan.

Pihaknya akan terus melakukan patroli memastikan warga tidak berkumpul dan ke luar rumah. "Kita terus melakukan patroli, masih ada yang kita temukan warga yang berkumpul," terangnya.

Tindakan yang lebih tegas akan diterapkan jika warga tidak mengindahkan imbauan pemerintah. Polisi akan menerapkan pasal pidana.

"Tindakan tegas membawa ke mapolres, lalu mendata, mengukur suhu tubuh, riwayatnya dan sebagainya. Kita masukkan dalam catatan kepolisian, kalau dia melawan, maka ada Pasal 216 dan 218 KUHP memungkinkan untuk mereka diproses. Tapi itu cara yang terakhir, kita tunggu kesadaran diri masyarakat untuk tidak mengganggap remeh virus corona ini," ungkapnya.

Isir mengingatkan pentingnya mengikuti imbauan pemerintah karena sudah ada korban meninggal.

"Ini bukan hal yang kita anggap remeh, kita minta masyarakat mengikuti imbauan yang telah ada untuk mencegah dan memerangi penyebaran virus ini," tandasnya.[]

Berita terkait
Kronologi Insiden Pemakaman PDP Corona di Medan
Mussadat Nasution adalah pejabat Pemko Medan, meninggal dunia diduga terjangkit virus corona atau Covid-19.
Cerita Penggali Makam Pasien Virus Corona di Medan
Penjaga pemakaman khusus Mandailing di Medan bertutur tentang insiden penolakan pemakaman pasien corona.
3 Meninggal Akibat Corona di Sumut, 1 Pejabat Medan
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis, menyebut sudah tiga orang meninggal dunia akibat Covid-19.
0
Sikap Tegas Polrestabes Medan untuk Pelaku Usaha
Kapolrestabes menegaskan akan menerapkan police line industri pariwisata dan warung internet yang tetap buka.