Suku Bunga KPR AS Naik Jadi 6,36 Persen Tertinggi dalam 15 Bulan Terakhir

Suku bunga KPR (kredit pemilikan rumah) paling populer di Amerika Serikat (AS) naik jadi 6,36% minggu lalu
Ilustrasi - Pembangunan rumah-rumah baru di Kota Eagleville, Pennsylvania, AS (Foto: Dok/voaindonesia.com/

TAGAR.id – Suku bunga KPR (kredit pemilikan rumah) paling populer di Amerika Serikat (AS) naik jadi 6,36% minggu lalu, menandai kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari satu tahun terakhir setelah keluarnya data ekonomi yang lebih baik dari perkiraan dan membuat pasar keuangan mengurangi pertaruhan terhadap kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral AS.

Mortgage Bankers Association (semacam perhimpunan bank-bank KPR) pada hari Rabu (9/10) mengatakan rata-rata suku bunga kontrak untuk KPR dengan suku bunga tetap 30 tahun naik 22 basis poin (0,22%) pada minggu yang berakhir pada 4 Oktober lalu. Kenaikan sebesar itu terakhir kali terjadi pada Juli 2023, ketika Bank Sentral AS masih menaikkan suku bunga dalam upayanya untuk menurunkan inflasi.

Bank Sentral AS mulai memangkas suku bunga acuan jangka pendeknya bulan lalu, menandakan keyakinan bahwa inflasi sedang menuju ke target 2%. Bahkan diperkirakan akan terjadi penurunan yang lebih besar dari perkiraan, yaitu sebesar setengah persen, guna menjaga agar pasar tenaga kerja yang sedang mendingin tidak semakin melemah.

Suku bunga KPR telah mencapai puncaknya pada Oktober 2023, mendekati 8%, dan pada saat pertemuan penetapan kebijakan The Fed pada bulan September telah turun lebih dari 1,75 persen untuk mengantisipasi pergeseran kebijakan Bank Sentral AS. (em/lt)/voaindonesia.com. []

Berita terkait
Bunga KPR AS Mungkin Turun pasca The Fed Pangkas Suku Bunga
Pemotongan suku bunga yang besar dan tanda-tanda akan dipotong lebih banyak lagi pada waktu mendatang