Jakarta - Real Madrid menunjukkan performa terbaik meski tanpa pemain bintang saat menaklukkan Valencia 3-1 di laga semifinal Supercopa de Espana atau Piala Super Spanyol di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis 9 Januari 2020 dini hari WIB. Kemenangan itu mengantarkan Madrid ke final.
Di laga final, Senin 13 Januari 2020 dini hari WIB, Madrid menghadapi pemenang Barcelona melawan Atletico Madrid. Kedua tim akan bertanding pada Jumat, 10 Januari 2020 dini hari WIB.
Tahun ini, laga di Piala Super Spanyol memakai format berbeda. Pertandingan tak lagi mempertemukan juara La Liga Spanyol melawan juara Copa del Rey. Laga diikuti empat tim teratas di La Liga musim lalu.
Kami memang ingin menekan lawan sejak menit pertama. Dan, pemain mampu menerjemahkannya dengan baik
Dalam pertandingan ini, pelatih Madrid Zinedine Zidane tidak membawa tiga pemain depan, Gareth Bale, Eden Hazard dan Karim Benzema. Problem kebugaran dan cedera yang dialami mereka membuat Zidane tak menyertakannya ke kota pertandingan yang sangat jauh, di Timur Tengah.
Meski demikian, Madrid tetap menunjukkan penampilan maksimal. Zidane memenuhi janji Los Merengues bakal tampil serius dan tidak main-main. Di laga tersebut, dirinya pun mengubah skema bermain dengan menempatkan lima gelandang.
"Kami bisa saja menempatkan pemain sayap, tetapi saya memutuskan Isco dan Luka (Modric) bermain lebih ke dalam. Dan yang paling penting adalah bermain bagus dan melakukan tekanan," ujar Zidane seperti dikutip Marca.
"Kami memang ingin menekan lawan sejak menit pertama. Dan, pemain mampu menerjemahkannya dengan baik. Kami memang suka mencoba hal baru. Di laga berikutnya kami mungkin mencoba yang lain," katanya.
Madrid Tak Beri Kesempatan Valencia Berkembang
Di hadapan warga Arab Saudi yang sebagian besar pendukung Madrid, tim asuhan Zidane memang tak memberi kesempatan lawan mengembangkan permainan. Mereka langsung menekan Valencia sejak menit pertama.
Strategi itu berjalan dengan baik. Pertandingan berjalan 15 menit, gelandang Toni Kroos membuka keunggulan Los Blancos lewat gol spektakuler. Gol tercipta lewat sepak pojok yang langsung masuk ke gawang lawan. Kiper Jaume Domenech dan barisan pertahanan Valencia terlambat mengantisipasi sepak pojok dari Kroos.

Unggul 1-0 membuat Madrid kian agresif. Mereka menekan pertahanan Los Che. Hasilnya, Isco memperbesar keunggulan Madrid menjelang akhir babak pertama.
Isco sukses membobol gawang lawan setelah memanfaatkan bola rebound dari tembakan Modric. Dirinya sempat menahan bola dan kemudian melepaskan tendangan lambung yang gagal dijangkau Domenech. Skor 2-0 untuk Madrid bertahan sampai akhir babak pertama.
Di babak kedua, Madrid tak mengubah permainan. Melalui serangan bergelombang, mereka akhirnya menambah gol di menit 65. Kali ini, giliran Modric yang melepaskan tendangan ke gawang setelah memanfaatkan umpan Luka Jovic.
Valencia hanya mampu memperkecil kekalahannya dari titik penalti di injury time. Penalti diberikan setelah kapten Sergio Ramos menyentuh bola di kotak terlarang.
Insiden itu sempat ditinjau lewat VAR. Hasilnya, Ramos melakukan handball dan eksekusi penalti dituntaskan Dani Parejo. Skor akhir 3-1 untuk Madrid. []