The Bimasena Gelar Energy Leaders' Talk tentang Penguatan Ketahanan Energi Indonesia
The Bimisena sebuah wadah untuk berdialog, pertukaran pengetahuan, dan jejaring yang didirikan oleh almarhum Prof. Dr. Subroto.
Mila Yefriza
Selasa, 22 September 2026

TAGAR.id, Jakarta - The Bimisena sebuah wadah untuk berdialog, pertukaran pengetahuan, dan jejaring yang didirikan oleh almarhum Prof. Dr. Subroto, kembali menyelenggarakan Energy Leaders’ Talk dengan tema “Memperkuat Kerangka Kebijakan untuk Ketahanan Energi”. Diskusi ini mempertemukan para pembuat kebijakan, pemimpin industri, akademisi, serta pemangku kepentingan di sektor energi untuk bertukar pandangan mengenai berbagai peluang dan tantangan yang membentuk masa depan energi Indonesia.
Sesi diskusi menghadirkan Satya W. Yudha, Anggota Dewan Energi Nasional Republik Indonesia, sebagai pembicara, dengan Doty Damayanti, Bimasena Energy Fellow, sebagai moderator. Pembahasan berfokus pada pentingnya memperkuat kerangka kebijakan yang mampu mendukung ketahanan energi nasional, sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan, dan ketangguhan jangka panjang di tengah lanskap energi global yang berkembang pesat.
Seiring dengan upaya Indonesia untuk memastikan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan, forum ini menjadi wadah yang berharga bagi para pemangku kepentingan lintas industri untuk berdialog secara konstruktif, mendukung pengambilan keputusan yang berbasis informasi, serta bertukar pandangan yang dapat memperkaya pertimbangan kebijakan dalam membentuk masa depan energi Indonesia.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan pemikiran dan hari kelahiran Prof. Dr. Subroto, sosok yang kontribusinya di sektor energi Indonesia terus dihormati hingga hari ini. Sebagai seorang ekonom dan akademisi, Prof. Subroto menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi Republik Indonesia pada 1978–1988, sebelum menduduki posisi Sekretaris Jenderal OPEC pada 1988–1994. Sepanjang kariernya, beliau konsisten memperjuangkan penyusunan kebijakan berbasis data dan ilmu pengetahuan, kolaborasi, serta wawasan, yang merupakan nilai-nilai yang hingga kini tetap menjadi bagian penting dari The Bimasena.
"Bimasena didirikan atas keyakinan bahwa kemajuan yang bermakna dapat tercapai dengan mempertemukan berbagai perspektif," ujar Adriel M. Simorangkir, Managing Director The Bimasena. "Energi tetap menjadi salah satu isu krusial dalam pembangunan Indonesia. Oleh karena itu, dialog yang terbuka dan mendalam menjadi semakin penting. Melalui Energy Leaders’ Talk yang istimewa ini, kami ingin mengenang warisan Prof. Dr. Subroto di hari kelahirannya, sekaligus melanjutkan visi beliau dalam menghadirkan sebuah wadah bagi para pemimpin, pakar, dan pemangku kepentingan untuk bertukar gagasan serta berkontribusi dalam percakapan yang relevan dan bermakna bagi masa depan bangsa."
Didirikan pada tahun 1997 sebagai klub privat eksklusif dan pusat jejaring bagi para profesional di bidang energi dan pertambangan, The Bimasena terus menjaga warisan sang pendiri setelah hampir tiga dekade berdiri. Dengan konsistensinya sebagai ruang pertemuan bagi pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan tokoh masyarakat, The Bimasena mempertegas komitmennya untuk mendukung pertumbuhan Indonesia dalam jangka panjang.
Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Ditutup di Rp17.847, JISDOR Naik ke Rp17.813
UZ · 21 Sep 2026

5 Cara Mengidentifikasi Penyebab Perbedaan Performa Tim Sales
Mila Yefriza · 21 Sep 2026

Menjadikan Emas sebagai Bekal Pensiun, Apakah Bisa?
Mila Yefriza · 12 Sep 2026

5 Tips yang Harus Kamu Tahu Sebelum Membayar Tagihan BPJS Kesehatan
Mila Yefriza · 12 Sep 2026

