Jakarta - Selama bulan Ramadan, waktu istirahat di malam hari otomatis akan berkurang lantaran harus terjaga lebih awal, bahkan ada yang tidak tidur agar waktu sahur tidak terlewat.
Tak sedikit juga yang setelah beribadah sahur tidak bisa tidur kembali, sehingga nantinya bisa mengakibatkan tubuh mengalami kelelahan selama menjalani ibadah Ramadan, jika hal tersebut terus-menerus berulang.
Meskipun sering dianggap sepele oleh sebagian orang, nyatanya kelelahan sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi faktor utama munculnya suatu penyakit.
Baca juga: 11 Tips Cegah Kantuk Saat Berpuasa
Dilansir dari laman Gulf News dan The National, berikut Tagar berikan ulasan mengenai cara yang bisa dilakukan agar tubuh tetap cukup istirahat untuk mencegah kelelahan saat Ramadan.
1. Sempatkan Tidur Siang
Lima Tips Mencegah Kulit Keriput Saat Tidur. (Foto: consumerhealthdigest)
Meskipun tidur siang tidak bisa menggantikan waktu istirahat di malam hari, namun hal ini setidaknya dapat meningkatkan semangat dan daya pikir setelah mengalami kelelahan.
Ahli tidur di London Sleep Centre Dubai, Irshaad Ebrahim mengatakan waktu tidur siang cukup 20-30 menit saja. Hal ini berarti tak hanya anak-anak yang bisa melakukannya, melainkan para pekerja di kantor juga bisa tidur siang.
Baca juga: Tips Ampuh Mencegah Asam Lambung Naik Selama Puasa
Dia juga menyarankan untuk memanfaatkan waktu istirahat dengan tidur di mobil atau ruangan yang nyaman lainnya.
"Usahakan tempatnya gelap atau gunakan penutup mata agar tidur nyenyak dan berkualitas," kata Irshaad.
2. Buat Jadwal Aktivitas Selama Puasa

Sebaiknya membuat daftar kegiatan apa saja yang akan dikerjakan selama bulan puasa. Contohnya, setelah sahur akan pergi kerja, kemudian mengadakan sejumlah rapat, olahraga, berbuka puasa, dan salat.
Spesialis Neurologi di Aster Speciality Clinil, Vishal Pawar menyarankan untuk beraktivitas dengan waktu yang normal dan tak merusak jam tidur, sehingga manfaat beristirahat bisa didapatkan secara maksimal.
"Usahakan waktu-waktu yang digunakan tidak melebihi jam normal agar tetap bisa tidur di waktu yang tepat, yakni sekitar pukul 21.00-22.00 setiap malam karena bukan hanya mengatasi kelelahan, namun tidur dengan waktu yang sesuai bisa membantu tubuh menjalankan detoksifikasi alami sehingga racun dapat dibunuh," katanya.
3. Jangan Konsumsi Makanan Pemicu Insomnia
Ilustrasi makan pedas. (Foto: Pixabay/@englishlikeanative)
Makanan yang dikonsumsi ternyata juga bisa berpengaruh pada waktu dan kualitas tidur.
Internis sekaligus ahli tidur di Medcare Hospital, Hady Jerdak mengatakan setiap orang sebaiknya menghindari asupan pemicu insomnia, seperti makanan berat, kaya gula, dan kalori pada saat berbuka puasa.
Dia juga menyarankan untuk menjauhi beberapa makanan yang bisa menimbulkan efek sulit tidur.
"Hindari juga makanan yang sangat pedas, gorengan, kopi, dan produk yang mengandung kafein karena mengandung stimulan yang dapat mengganggu waktu tidur," ucap Hady. []