Jakarta - Penyanyi Syahrini belum lama ini melaporkan orang yang melakukan pencemaran nama baik kepadanya. Kini, kasus fitnah video panas tersebut sudah menemukan titik terang melalui persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta, Rabu, 4 November 2020.
Syahrini didampingi adiknya, Aisyahrini, memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim. Pelantun lagu Sesuatu itu mengatakan bahwa nama baiknya dirugikan dengan adanya penyebaran video syur yang menyeret namanya.
Istri dari Reino Barack itu mengatakan kasus ini memang harus dituntaskan hingga mendapat vonis hakim. Lebih lanjut, Syahrini mengatakan jika desakan untuk melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib datang dari suaminya.
"Seperti yang kalian tahu saya sudah sering diperlakukan seperti itu oleh akun yang tidak bertanggung jawab. Tapi posisi saya saat ini berbeda, saya sudah berkeluarga, saya sudah bersuami," kata Syahrini usai menjadi saksi di sidang kasus tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Jadi tentunya ini sangat mengganggu suami saya sebagai kepala rumah tangga. Jadi beliau ingin menindaklanjuti dan melaporkan," ujar dia.
Kasus pencemaran nama baik Syahrini temukan titik terang. (Foto: Instagram/pricessyahrini)
Penyanyi yang kerap disapa Princess itu menuturkan, dalam persidangan terdakwa telah mengakui kesalahannya sekaligus menegaskan bahwa sosok yang ada dalam video panas tersebut bukan Syahrini.
Syahrini berharap, terdakwa dapat dijatuhi hukuman hingga 12 tahun penjara, lantaran telah memberikan kerugian yang demikia besar bagi nama baiknya.
"Ketika hari itu terdakwa memposting video porno mirip saya, dan dia sudah mengakui bahwa dia memposting serta yang di video itu bukan Syahrini," ujar Syahrini.
Kasus pencemaran nama baik dengan unsur pornografi yang melibatkan nama Syahrini mulai bergulir sejak awal Mei 2020 lalu. Saat itu, sebuah video panas beredar di media sosial dengan sosok yang disebut mirip dengan sang penyanyi.
Melalui Aisyahrani, adik yang juga bertindak sebagai manajernya, Syahrini kemudian melaporkan perkara ini ke pihak kepolisian pada tanggal 12 Mei 2020. Dari laporan tersebut, polisi kemudian menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku penyebaran video.
- Baca juga: Vanessa Angel Divonis 3 Bulan Penjara dan Denda Rp 10 Juta
- Baca juga: Kabar Digugat Cerai Ari Pujianto, Ratu Felisha Klarifikasi
Dua pelaku berinisal IDF dan NS ditangkap di Kediri pada 19 Mei 2020 dan segera ditetapkan sebagai tersangka pengunggah video yang mencatut nama Syahrini. []