Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel, menegaskan kembali bahwa tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) di PT Sritex.
Rencananya, Noel akan mengunjungi Sritex pada Jumat, 15 November 1024 mendatang untuk memastikan hal tersebut. Menurutnya, nasib karyawan Sritex menjadi prioritas utama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
“Jumat ini saya akan memastikan bahwa di Sritex itu tidak ada PHK, karena ini penting sekali. Ini menjadi prioritas kita, dan kita akan melakukan apa saja untuk memastikan karyawan tetap aman,” ujar Noel di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan pada Rabu, 13 November 2024.
Komisaris Utama Sritex, Iwan Setiawan Lukminto, sebelumnya telah menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada PHK di Sritex. Namun, 2.500 karyawan telah diliburkan karena kekurangan bahan baku.
Noel juga menambahkan bahwa dirinya telah mengagendakan kunjungan ke beberapa pabrik tekstil lain yang membutuhkan perlindungan negara.
“Kunjungan ke beberapa pabrik tekstil lain juga sudah teragendakan. Beberapa pabrikan atau pengusaha tekstil yang membutuhkan perlindungan negara akan kami kunjungi,” lanjut Noel.
Dalam upaya menyelamatkan Sritex, Noel telah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Meskipun demikian, ketika ditanya tentang potensi nasionalisasi Sritex, Noel menegaskan bahwa hal tersebut belum menjadi pembicaraan serius.
“Enggak (potensi nasionalisasi), jauh banget,” ungkap Noel. Fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan kesejahteraan karyawan dan kelangsungan operasional perusahaan tekstil raksasa tersebut.