Zulhas Sebut Alasan Sektor Pangan Rl Kalah dari Vietnam dan Thailand

Zulhas mengakui bahwa sektor pangan RI telah tertinggal dari Vietnam dan juga Thailand kurang lebih selama 28 tahun.
Zulhas Sebut Alasan Sektor Pangan Rl Kalah dari Vietnam dan Thailand. (Foto: Tagar/Instagram/Zulhas)

TAGAR.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui bahwa sektor pangan RI telah tertinggal dari Vietnam dan juga Thailand kurang lebih selama 28 tahun atau sejak reformasi. Melihat hal tersebut, tidak heran jika Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan berkali-kali prioritas utama di pemerintahannya saat ini adalah swasembada pangan.

"Sehingga ini jadi perhatian utama. Karena memang selama 28 tahun (pangan) kita agak tertinggal dibandingkan masa jaman Soeharto," jelas Zulhas dalam Indonesia Marine and Fisheries Business Forum, Selasa, 10 Desember 2024.

Menurut Zulhas, tertinggalnya Indonesia di sektor pangan, karena fokus Indonesia sejak reformasi di 5 tahun pertama yakni di bidang politik dan dilanjutkan pembangunan infrastruktur hingga periode kepemimpinan Jokowi.

Untuk itu, dalam mengejar ketertinggalan tersebut, Pemerintah akan terus mendorong berbagai riset di sektor pangan demi menciptakan bibit yang unggul. Dengan begitu, ke RI bisa lebih mudah menyusul Vietnam dan juga Thailand.

"Karena memang sudah lama kita tidak melakukan riset bibit unggul," terangnya.

Seperti diketahui, Prabowo menyatakan komitmen Indonesia menuju swasembada pangan sejak ia dilantik sebagai Presiden.

Prabowo menyampaikan bahwa dalam situasi krisis global, negara-negara lain akan mengutamakan kepentingan domestiknya. Untuk itu, Indonesia harus mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan pangan nasional secara mandiri. []

Berita terkait
Kunjungan Zulhas ke Jokowi, Hanya Undangan Pernikahan
Kunjungan Zulkifli Hasan ke rumah Joko Widodo di Solo hanya untuk menyampaikan undangan perahan putrinya, bukan untuk meminta perlindungan politik.
Zulhas Bakal Usul ke Prabowo, Dubes untuk Timur Tengah Nanti dari Kadin
Zulhas mendorong figur dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjadi duta besar (dubes) di negara Timur Tengah.
Zulhas Lantik Pejabat Kemendag, Mantan Kapolda Jateng Ahmad Luthfi Jadi Irjen
Zulhas melantik eks Kapolda Jateng Ahmad Luthfi menjadi inspektur jenderal (Irjen) di Kementerian Perdagangan (Kemendag).