TAGAR MISTERI

jangan dibaca sendirian

← Solo Camping di Hutan Terlarang

episode 3 dari 6

Desa yang Sudah Lama Ditinggalkan

Ia mencari jalan keluar dengan mengikuti aliran sungai dan menemukan bangunan kayu tua di balik pepohonan. Beberapa rumah masih memiliki makanan di atas meja, seolah penghuninya baru saja pergi.

Desa yang Sudah Lama Ditinggalkan
  1. 01

    Rumah dengan Asap Dapur

    Aku meninggalkan tenda itu sebelum tengah hari. Bukan keputusan yang lahir dari keberanian. Justru sebaliknya — aku pergi karena tidak sanggup lagi melihat pasak-pasak yang kutancapkan sendiri, tahu bahwa malam nanti aku harus kembali ke sana, ke tempat yang jelas-jelas bukan milikku. Jejak kaki ke…

    0 bergambar

  2. 02

    Foto Keluarga Tanpa Wajah

    Aku tidak bergerak. Kakiku menempel di lantai kayu yang bersih itu, seperti dipaku dari bawah. Di depanku, empat piring masih beruap. Di kursi paling ujung, punggung itu masih menunduk, masih bernapas dengan irama yang salah — panjang, basah, jeda yang terlalu lama di antara tarikan dan embusan. Ak…

    0 bergambar

  3. 03

    Sumur yang Menjawab

    Aku tidak menoleh. Bukan karena aku kuat. Karena kalau aku menoleh, aku tahu aku akan melihat sesuatu yang tidak bisa kulupakan seumur hidup. Kursi itu masih bergesek — pelan, satu kali, lalu berhenti. Napas basah itu masih terdengar, masih panjang, masih salah. Aku menunduk, menatap foto di tangan…

    0 bergambar

  4. 04

    Semua Penduduk Sedang Menunggu

    Ritsleting itu bergerak pelan, gigi-giginya saling lepas satu per satu dengan bunyi kriiik yang halus, sabar, seperti seseorang yang tahu aku sedang menonton dari seberang sungai. Aku tidak menunggu sampai tenda itu terbuka. Aku berbalik, dan aku berlari. Bukan ke arah sungai. Bukan ke arah tenda.…

    0 bergambar

cerita berlanjut

Episode 4: Malam Kedua Tidak Pernah Berakhir