TAGAR MISTERI

jangan dibaca sendirian

← Solo Camping di Hutan Terlarang

episode 6 dari 6

Hutan Itu Mulai Mengikutinya

Epilog misteri: cerita tidak selesai hanya dengan tokohnya menghilang. Pembaca diajak mempertanyakan apakah ia pernah benar-benar keluar dari hutan.

Hutan Itu Mulai Mengikutinya
  1. 01

    Suara dari Rekaman Baru

    Rumah itu terlalu sunyi, dan aku baru menyadarinya pada malam ketiga setelah pulang — atau malam keempat, aku sudah tidak yakin lagi menghitung. Sejak kembali dari Hutan Sirewang, aku memang sengaja mematikan semua yang berbunyi. Radio. Televisi. Notifikasi ponsel. Bahkan jam dinding di ruang tenga…

    0

  2. 02

    Bau Tanah Basah

    Bau itu tidak datang pelan. Ia datang seperti seseorang yang membuka pintu dan melepas mantelnya. Sekali, langsung, memenuhi ruang tengah — tanah basah, lumut tua, air yang menggenang di bawah akar. Bau yang kukenal sampai ke dalam tulang, bau yang tidak mungkin ada di rumah ini, di kota ini, di la…

    0

  3. 03

    Foto di Ponsel

    Ritsleting itu tidak berhenti. Kriiik. Jeda. Kriiik. Jeda. Seperti seseorang yang menariknya perlahan, gigi demi gigi, sengaja memperlambat supaya aku bisa menghitung. Aku berdiri di ruang tengah, ponsel mati di tangan, jejak basah mengering di lantai, dan di ujung lorong, pintu kamar tidurku masih…

    0

  4. 04

    Hutan di Balik Pintu

    Cahaya oranye itu tidak berkedip lagi. Ia menyala stabil di bawah celah pintu kamar tidurku, jatuh ke lantai lorong seperti genangan yang tidak mau kering. Dan suara itu — suaraku sendiri, serak, sabar — masih menggantung di udara, menunggu jawaban. Masuklah. Tendanya sudah siap. Aku tidak menjawab…

    0

…sampai di sini yang bisa diceritakan. Untuk sekarang.