TAGAR MISTERI

jangan dibaca sendirian

← Ketukan Ketiga

episode 5 dari 5

Yang Mati Belum Tentu Pergi

Yang Mati Belum Tentu Pergi
  1. 01

    Telepon dari Orang Mati

    Nomor itu muncul di layar ponselku pukul 03.17. Aku tidak langsung mengangkatnya. Aku hanya duduk di tepi kasur, menatap layar yang menyala hijau di kegelapan kamar, dan membaca nama yang tertera di sana. Nadia. Adikku. Yang sudah tiga tahun terkubur di pemakaman keluarga di Sumberejo. Ponsel itu b…

    0 bergambar

  2. 02

    Pasien Tanpa Nama

    Rumah Sakit Umum Daerah itu sudah berdiri sejak zaman kolonial, dan bagian sayap timurnya belum pernah direnovasi sejak zaman itu juga. Aku mulai bekerja di sana sebagai perawat shift malam bulan lalu. Tiga malam seminggu. Pukul sembilan sampai pagi. Orang-orang bilang sayap timur itu sepi. Aku bar…

    0 bergambar

  3. 03

    Kuburan yang Belum Digali

    Pemakaman Sumberejo terletak di ujung jalan tanah, di balik waduk tua yang airnya tidak pernah surut sejak bendungan jebol puluhan tahun lalu. Aku menggali liang di sana sejak umur dua puluh lima. Dua puluh tiga tahun. Cangkul, linggis, dan sepasang sarung tangan kain yang sudah mengeras oleh tanah…

    0

  4. 04

    Jenazah yang Menolak Dikuburkan

    Peti itu kembali lagi pagi ini. Aku menemukannya di ruang tamu, persis di tengah, di atas karpet yang sudah kusut di sudut. Tutupnya rapat. Kain putih yang kami ikatkan di gagangnya masih terlipat rapi, seperti belum pernah tersentuh. Padahal semalam kami sudah menguburkannya. Aku berdiri di ambang…

    0

…sampai di sini yang bisa diceritakan. Untuk sekarang.